FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kisah Heroik Polwan Majalengka, Menyamar 4 Bulan Demi Bekuk Pengedar Narkoba



MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM - Menjelang peringatan HUT Polwan ke 74 tahun 2022, seorang Polwan di satuan Reserse Narkoba Polres Majalengka Polda Jabar, mengaku memiliki pengalaman menarik saat ikut bergabung dalam tugas penangkapan pelaku kejahatan.

Adalah Briptu Ike Nur Rohmah, SH (26) Anggota Satres Narkoba Polres Majalengka ini mengatakan harus melakukan penyamaran untuk memancing target operasi di beberapa titik selama 4 bulan bergabung di Unit 1 Satres Narkoba Polres Majalengka.

Polwan yang pernah menjabat sebagai Pamual Pejabat Tinggi RI (pengamanan pengawal pejabat tinggi RI) mengaku lebih dari 10 kali ikut melakukan penangkapan  terhadap pelaku kejahatan yang berkaitan dengan narkoba.

"Biasanya saya jadi pembeli yang mengajak COD, dengan target warga yang menjual obat-obatan keras atau terlarang berkedok jual skincare atau makanan seperti Cilok, atau menjual HP, padahal disamping itu mereka menjual obat-obatan terlarang," tandas Ike, Jumat (12/8/2022).

Saat COD sambung Ike, ia melakukan penyamaran dan sebagai orang pertama yang mengajak bertemu untuk membeli produk yang mereka jual. "Karena kan kalau perempuan yang mengajak ketemuan gak akan curiga," ungkapnya.

Masih dijelaskannya, saat melakukan penyamaran, ia mendapatkan ilmu dan pengalaman agar target operasi berhasil dibekuk. Sementara waktu yang dibutuhkan saat melakukan penyergapan menurut Ike tentatif, namun membutuhkan waktu lama saat menangkap pelaku pengguna Shabu-shabu.

"Waktu penangkapan tentatif, ada yang cepat seperti penangkapan pelaku penjual skincare yang belum ada BPOM atau menangkap penjual obat-obat terlarang dengan modus menjual HP, ' imbuhnya.

Sedangkan untuk menangkap pelaku pemakai shabu-shabu menurut Ike memakan waktu lama, karena mereka sering berhalusinasi dan waspada terhadap orang yang baru dikenal. Ia menyebut pernah melakukan penangkapan dari pukul 10.00 hingga pukul 15.00 sore disebuah kos-kosan.

Diakuinya, dengan pernah bergabung di Unit 1 Satres Narkoba Polres Majalengka, mendapatkan ilmu Under Cover (penyamaran).

"Jadi kita harus melakukan penyamaran, bener-bener menjadi orang sipil, layaknya seperti anak pabrik atau buruh pabrik. Tidak menunjukkan diri sebagai Polwan yang akan menangkap penjahat. Kita memakai stelan yang santai seperti warga biasa." Pungkasnya.

Lajang asal Palasah, yang akan segera diwisuda S2 pada bulan September mendatang ini,  kini bertugas di Bhamin (bhayangkara Administrasi) Satres Narkoba Polres Majalengka dan pernah  mendapat Juara 1 Akademik Bhabinkamtibmas di Pusdik Binmas Banyubiru Semarang.




FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.