FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pertamina Perbaiki Terumbu Karang dan Ubah Jadi Desa Wisata

Indeks Artikel





Selain berfungsi sebagai rumah ikan, menurut Sahril, terumbu karang itu dimanfaatkan nelayan untuk mencari cumi-cumi. Dengan kembalinya terumbu karang, maka desa tersebut menjadi desa wisata edukasi, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat. Masyarakat sekitar pun bekerja di sana dan ikut mengawasi keamanan terumbu karang.

Terumbu karang ini adalah bagian dari konsep One Belt One Road (OBOR) Pariwisata di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, yang disodorkan PHE WMO sebagai peta menuju kesejahteraan masyarakat. OBOR Pariwisata adalah bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya mengembangkan jalur pesisir pantai utara Bangkalan dengan memaksimalkan berbagai potensi desa.

Ada empat dimensi utama yang ditekankan dalam OBOR Eco Edu Tourism Bangkalan, yakni lingkungan, pendidikan, ekonomi, dan sosial. Dengan adanya program di Labuhan, muncul beberapa wisata baru sebagai sarana rekreasi. Tahun 2019, PHE WMO melakukan pemetaan di Tlangoh yang saat itu menjadi area pantai dengan tumpukan sampah yang begitu banyak. Kerjasama dilakukan dengan kelompok masyarakat sadar wisata sekitar dan digelar pelatihan untuk penanaman cemara laut. Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama Forum komunikasi CSR dilibatkan.

Selain di Tlangoh, program wisata Sungai Bancaran berhasil dikembangkan pada akhir 2019. Program ini adalah salah satu replikasi program Taman Pendidikan Mangrove yang berhasil merevitalisasi lokasi yang sebelumnya menjadi tempat pembuangan sampah. Pengembangan eco edufarming juga dilakukan Desa Bandangdaja yang dikelola kelompok tani Sangga Buana.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Pertamina dalam menjawab tantangan Environmental, Social & Governance (ESG) untuk pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG’s) tujuan 5 Kesetaraan Gender, Tujuan 8 Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, Tujuan 13, Penanganan Perubahan Iklim, Tujuan 14 Ekosistem Laut dan  Tujuan 15 Ekosistem Daratan.

PHE WMO ke depan akan mengembangkan eco eduwisata di pesisir utara Bangkalan dengan menonjolkan masing-masing potensi desa. "Diharapkan dengan pengembangan yang dilakukan dapat memicu tumbuhnya wisata-wisata baru maupun jasa pendukung lainnya, yang berangkat dari ide, keresahan, masalah maupun potensi kelompok masyarakat sesuai kebutuhan, dan bukan keinginan semata," kata Manager Relations Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina, Iwan Ridwan Faizal.

Untuk mencapai tujuan itu, PHE WMO akan memetakan secara matang fokus masalah dan potensi desa. "Kami juga akan menganalisis kebutuhan masyarakat bukan keinginan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun masyarakat setempat. Mereka akan disiapkan pelatihan untuk dapat melaksanakan program," kata Iwan.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

TikTok Jadi Aplikasi Paling Banyak Diunduh Pada September 2021 https://t.co/GYlx3wul95
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Majalengka Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/TcVFRJoKHB
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/q7oFJkFzbo
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter