FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

PPKM Level 2, Wisata di Subang Boleh Buka dengan Kapasitas Maksimal 25 Persen



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Pemerintah kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19) di sejumlah daerah Jawa dan Bali. PPKM diperpanjang satu pekan atau hingga 30 Agustus 2021.

Tingkat penerapan PPKM juga dilakukan berdasarkan level yang ditetapkan pemerintah. Level tiap daerah berbeda-beda tergantung dari tingkat penularan virus corona. Level tertinggi adalah 4. Presiden Joko Widodo mengatakan ada beberapa daerah di Jawa dan Bali yang turun level, yakni dari Level 4 menjadi level 3.

"Untuk itu pemerintah memutuskan mulai 24 hingga 30 Agustus 2021 beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari 4 ke 3," kata Presiden Jokowi, Senin (23/8).

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 tahun 2021 tentang Pemberlakukan PPPKM Level 4, 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa Bali tersebut terungkap sejumlah aturan di daerah level 2. Pada periode kali ini, Kabupaten Subang masuk ke dalam PPKM Level 2 bersama Kabupaten Majalengka, Tasikmalaya dan Garut.

Lewat Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 tahun 2021 tentang Pemberlakukan PPPKM Level 4, 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa Bali daerah dengen level 2 diantaranya sudah dibolehkan membuka obyek wisata.

BERITA LAINNYA:
Aturan PPKM Untuk Daaerah Level 2, Dari Mulai Sekolah, Perkantoran, Sampai Resto dan Seni
PPKM Diperpanjang, Inilah Levelisasi Daerah di Jawa Barat
Alhamdulillah, Kabupaten Subang Masuk Level II PPKM Wilayah Jawa-Bali

Pada huruf J Inmendagri disebutkan fasilitas umum (area publik, taman  umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya) diizinkan buka dengan kapasitas maksimal 25% (dua puluh lima persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat;

Kepala Dinkes Subang dr Maxi mengatakan, mengacu pada sesuai Inmendagri Nomor 35 tahun 2021 tentang PPKM level 2, obyek wisata diizinkan dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen dan menerapkan protokol kesehatan (prokes). "Tempat wisata termasuk jaringannya hotel dan rumah makan sudah boleh dibuka. Tapi tetap jaga prokes, jangan lengah," kata dr Maxi.

Dia menambahkan, bagi pengunjung dihimbau menunjukan vaksin. "Karena mal dan rumah makan sudah menerapkan aturan agar pengunjung menunjukkan kartu vaksin. Tempat wisata pun seharusnya begitu, supaya aman semuanya," katanya

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang ini mengatakan, meski Kabupaten Subang masuk PPKM level 2, tapi masyarakat jangan euforia yang berlebihan.

"Masyarakat jangan euforia berlebihan, tapi yang logis, yang kira-kira mampu menjalankan aktivitas yang lebih rileks tapi protokol kesehatan jangan ditinggalkan," katanya

Penurunan level, lanjut dr Maxi, ada pembatasan dan aturannya masing-masing. Ketika mengatasi Covid-19, dan Covid-19 sudah selesai, maka semuanya akan lebih rileks.

"Menurunnya level berdampak relaksasi terjadi di berbagai sektor, mulai industri, dan lainnya, termasuk industri pariwisata," ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang tersebut.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jawaban Menohok Wanita Indonesia yang Menikah dengan Pria Asing Saat Netizen Bilang Tak Pantas https://t.co/Wu24Eg5UJO
[OPINI] Ketika Media Sosial Jadi Ruang Kampanye Politik - https://t.co/JtXDWmPRR5
Polres Subang Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Bersubsidi https://t.co/xdH94NJsg5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter