FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Cegah Politik Uang, Caleg PDIP Jabar Digembleng




Ketua DPD PDIP Jabar Tb Hasanudin, mengatakan, pelatihan ini dilakukan sebagai bukti komitmen para caleg PDIP untuk melaksanakan azas transparansi anggaran ke masyarakat, begitu juga dengan penggunaanya. Sehingga, dikemudian hari tidak ada kecurigaan.

Tb Hasanudin mengatakan, pelatihan ini juga untuk menghindari para caleg PDIP melakukan politik uang dalam kampanye. Karena dengan melakukan pelaporan keuangan dapat diketahui mana yang melakukan politik uang. "Kami menghindari politik uang. Karena itu para caleg harus bisa melaporkan dana kampanye," ujar Tb Hasanudin dalam rilis yang diterima TINTAHIJAU.com, Minggu 91/12/2013)

PDIP Jabar sendiri menyiapkan dana sebesar Rp20 miliar untuk pemilu legislatif 2014. Uang tersebut akan dikumpulkan dari hasil gotong-royong semua caleg PDIP asal Jabar.

Sekretaris DPD PDIP Jabar Gatot Tjahyono mengatakan, dana sebesar Rp20 miliar tersebut akan digunakan untuk para saksi di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) se Jabar senilai Rp12 miliar, dan sisanya untuk pembuatan atribut kampanye, dana survei tertutup dan terbuka, serta untuk dana kegiatan lainnya. “Uangnya akan dikumpulkan dari para caleg atau secara gotong royong. Dan itu wajib dilakukan,” jelas Gatot saat acara workshop pelatihan pelaporan dana kampanye pemilu 2014.

Gatot mengatakan, pihaknya sudah melaporkan dana kampanye ini ke Komisi Informasi Publik (KIP) agar anggaran yang digunakan dalam kampanye bisa diketahui masyarakat. Dikatakan Gatot, pemegang anggaran di PDIP, khususnya para bendahara partai di cabang se Jabar dan badan pemenangan pemilu  dilatih secara profesional oleh akuntan publik. Hal ini berguna agar keuangan PDIP se jabar jelas penggunaanya dan bisa transparansi kepada publik. Gatot juga berjanji PDIP akan melakukan tertib keuangan sesuai dengan aturan KPU nomer 17 terkait dana kampanye. [Annas nashrullah | @jejakAnnas]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini



Berita lain terkait klik di sini