FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ancam Generasi Bangsa, PPP Subang Dukung Presiden Revisi Perpres Miras



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Penolakan terhadap Perpres nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal terus bermunculan dari daerah.

Pemerintah sudah menerbitkan Perpres nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal. Dengan aturan ini, pemerintah membuka investasi untuk komoditas minuman beralkohol di provinsi tertentu.

Kebijakan pemerintah pusat ini mendapat penolakan keras di daerah. Penolakan itu didasari dampak (mudharat) yang ditimbulkan akibat mengkonsumsi miras. Ketua PPP Subang Oom Abdurohman menegaskan, pihaknya mendukung penuh presiden untuk merevisi isi Perpres terkait bab invetstasi minuman beralkohol

"Kami mendukung untuk dibatalkan. Merevisi aja, untuk satu hal bab mirasnya dihilangkan. Karena ini bertentangan dengan semua agama, tidak ada toleransi untuk miras," kata Oom kepada TINTAHIJAU.com

BERITA LAINNYA:
Banyak Mudharatnya, FPKS Subang Tolak Legalitas Miras
Mengerikan! Ini Dampak dan Bahaya Konsumsi Miras Bagi Kesehetan
Sat Narkoba Polres Majalengka Amankan Ratusan Botol Miras Jenis Ciu

Alasan lain penolakan legalitas miras, Oom menjelaskan, minuman beralkohol ini merusak generasi bangsa, dan tidak sesuai dengan tradisi sebagian besar masyarakat Indonesia




"Miras ini kan mmerusak generasi bangsa, generasi penerus, dan tidak sesuai dengan tradisi orang timur. Jangankan agama, untuk tardisi kita sebagian besar tidak sesuai," katanya

Dalam Perpres tersebut diatur izin investasi industri miras dibuka di empat daerah. Keempat daerah yakni Provinsi Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Papua

Soal ini, Oom mengeaskan, meskipun yang dibolehkan di empat daerah itu, namun produknya bisa menyebar ke semua daerah. Karenanya, dia juga meminta Pemerintah Daerah ikut menyikapi masalah ini.

"Meskipun izinnya di empat provinsi, tapi produknya kan kemana-mana. Saya mohon pemerintah menyikapi lah, jangan hanya diam, kan banyak kejadian dampak setelah minum miras," tandasnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

[OPINI] Dapatkan Anda Hidup Tanpa Layanan Google? https://t.co/uR7joflSIj
Resep dan Cara Membuat Semur Jengkol Spesial Khas Sunda https://t.co/4YWs48wEfW
Sebuah Rumah Tiba-tiba Ambruk, Tewaskan Ibu dan Anak Balitanya https://t.co/T8CW1nEPEm
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter