FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Biaya Haji Diusulkan Rp69 Juta, Kiai Maman Imanulhaq: Rasional, Tapi Layanan Haji Harus Meningkat

Indeks Artikel



SUBANG, TINTAHIJAU.COM -  Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq menilai rasional adanya usulan kenaikan biaya haji menjadi Rp69 juta. Hanya saja dia meminta, pelayanan Haji juga harus ditingkatkan

Komisi VIII DPR RI kemarin, Kamis (19/1), merampungkan Rapat Kerja bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kompleks Gedung DPR RI, Jakarta.

Bahasan utama rapat yang juga dihadiri oleh Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi serta jajaran pejabat Kementerian Agama ini adalah tentang kinerja penyelenggaraan ibadah haji, termasuk juga soal usulan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) serta usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).



BERITA LAINNYA
IPHI Jabar Nilai Usulan Biaya Haji Rp69 juta Memberatkan Ummat
Menteri Agama Usulkan Biaya Haji 2023 Naik Jadi Rp69,2 Juta
Alhamdulillah, Kuota Haji untuk Indonesia Tahun Ini Naik dan Tidak Dibatasi Usia

Menag mengusulkan Bipih naik menjadi Rp69 juta lebih. Atas usulan tersebut, politisi PKB Maman Imanulhaq menyebut kenaikan biaya haji adalah pilihan rasional yang perlu dipertimbangkan. Pemerintah, imbuh Kiai Maman, pun tak sembarangan menghitung serta punya kajian dalam menyusun formulasi pembebanan BPIH tahun 1444H/2023M ini.

"Ini untuk memenuhi prinsip keadilan dan keberlangsungan dana haji. Harapan saya jangan sampai subsidi dari negara justru lebih besar ketimbang biaya yang dikeluarkan per jemaahnya," kata Kiai Maman

Meski begitu Kiai Maman tetap saja meminta pemerintah untuk teliti menyisir kembali komponen biaya-biaya yang bisa dilakukan efisiensi agar biaya yang kini sudah diusulkan pemerintah bisa dikurangi kembali. Namun yang lebih penting dari itu, tegas Kiai Maman, pemerintah wajib memastikan peningkatan pelayanan haji terhadap para jemaah.