FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Diduga Unprosedural, Fraksi Golkar DPRD Subang Walkout dari Paripurna Tentang Optimalisasi BUMD

Indeks Artikel



SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Fraksi Golkar walkout dari Rapat Paripurna DPRD yang diantaranya terkait laporan Pansus Optimasi BUMD bagi daya dukung kepelabuhan pada Rabu (28/12/2022).

Selain anggota Fraksi Golkar, Pimpinan DPRD dari Golkar Elita Budiarti ikut meninggalkan Ruang Rapat Paripurna yang masih berlangsung. Aksi walkout yang dilakukan Golkar ini, diduga karena pembahasan pansus soal Optimasi BUMD dianggap unprosedural

"Karena fraksi Golkar, kita punya prinsip sendiri, dari awal pembahasan telah terjadi unprosedural. Dimana itu sudah disepakati pada saat rapat pansus oleh PA, Kabag Hukum dan semua anggota pansus, bahwa terjadi yang unprosedural pada saat pembahasan," kata Elita Budiarti kepada TINTAHIJAU.COM

Elita menjelaskan, setidaknya ada dua alasan tudingan unprosedural terkait Optimalisasi BUMD tersebut. Pertama adanya perubahan pansus, kedua pembahasan pansus dilaksanakan tidak dengan aggota Pansus tapi pihak lain

"Dimana ada oknum membuat NA yang merangkap ketua PA, merangkap juga ketua TP2D Pemkab Subang yang merubah naskah NA secara fundamental, dan itu dilakukan pansus yang sudah ditangguhkan pada 17 Juni. Tapi pada 27 Juli, 10 Agustus ada oknum Anggota Pansus, NA dan juga kepala daerah yang melakukan kunjungan, dimana pansus itu dirubah secara fundamental dan dilakukan pembaahsan tidak dengan pansus tapi dengan perusahaan, saya sudah tahu semua perusahaah yang mana yang diajak berbicara, dan itu tidak dikirm ke pansus tapi ke investor ke pihak ketiga," papar Elita

Dengan situasi seperti itu, Elita menilai, pembahasan Raperda Optimalisasi BUMD bagi daya dukung kepelabuhan tersebut sudah keluar jalur.