FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Komisi III DPRD Subang Panggil Pemkab Soal Sampah

SUBANG, TINTAHIJAU.COM - DPRD Subang memanggil Pemkab Subang terkait penanganan dan pengelolaan sampah yang belakag jadi sorotan.

Pihak Eksekutif menghadiri undangan tersebut dengan mengutus Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni dam Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rona Mairansyah. Pertemuan kedua pihak ini di ruang Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Subang.

Anggota Komisi III DPRD Subang menanyakan terkait tumpukan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah atau TPS. Mereka juga menanyakan terkait pengelolaan sampah

Sekda memaparkan sejumlah penyebab munculnya permasalahan sampah yang saat ini terjadi yaitu berawal dari kapasitas TPA panembong yang overload dan limpahan sampah akibat banjir Pamanukan yang menimbulkan keadaan darurat sampah serta dikhawatirkan akan menimbulkan bencana yang lebih besar.

"Oleh karena itu sebagai solusi terbaik Pemda Subang mengambil langkah berupa pemindahan TPA. Dengan berbagai aspek dan pertimbangan maka dipilihlah TPA Jalupang sebagai pengganti TPA Panembong," kata Sekda.

Menurut Asep pengangkutan sampah ke Panembong memiliki berbagai kendala diantaranya terkait ritase pengangkutan yang lebih sedikit.

"Truk Sampah bisa mengangkut sebanyak 3 rit, sementara ke TPA Jalupang hanya bisa 1-2 rit, inilah yang menyababkan penumpukan sampah" ujarnya

Untuk penanganan jangka pendek sampai Desember 2021 adalah dengan menambah armada, alat berat dan menambah lintasi angkutan untuk mengimbangi sampah yg tidak terangkut. Sementara penanganan jangka panjang atau menengah harus mulai menggunakan pola teknologi modern setelah lengkapnya regulasi bersama pihak ke 3.

Sementara itu Kadis DLH Rona Mairansyah menyampaikan beberapa kendala dalam penanganan sampah diantaranya yaitu keterbatasan alat sehingga  pemindahan sampah dilakukan secara manual yang bisa menghabiskan waktu 3-4 jam untuk 1 truk.

"Masalah selanjutnya yaitu jalan cimayasari yang penggunaannya dibatasi sampai jam 4 sore "Meskipun bisa lewat melalui jalan lain, tapi memerlukan jarak tempuh lebih jauh, yaitu selama 2 jam" tutur Rona.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Alhamdulillah, Populasi Badak Jawa dan Elang Jawa Bertambah https://t.co/UbrG0rQhxo
Anji Drive Ditangkap Karena Kasus Narkoba https://t.co/LCTmNjuha1
Gawat!, Covid-19 di Jakarta Menngkat 302 Persen https://t.co/DH3YpTeYft
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter