FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Lawatan Ke Eropa, Presiden Jokowi Akan Hadiri KTT G7 Hingga Temui Pemimpin Ukraina-Rusia



Presiden Jokowi menyambut Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat / Foto : Sekretariat Kabinet

 

SUBANG, TINTAHIJAU.COM - Akhir bulan Juni ini, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan melakukan rangkaian kunjungan kerja luar negeri, Negara yang akan dikunjungi oleh Presiden adalah Jerman, Ukraina, Rusia, dan Uni Emirat Arab.





Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi mengatakan bahwa lawatan Presiden ke Jerman adalah dalam rangka memenuhi undangan Jerman selaku Ketua G7 untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7. Pertemuan akan berlangsung di Elmau pada tanggal 26-27 Juni 2022.

“Beberapa negara non-G7 atau disebut G-7 Partner Countries yang mendapatkan undangan untuk hadir dalam KTT G7 adalah Indonesia, India, Senegal, Argentina, dan Afrika Selatan,” ujar Retno dikutip TINTAHIJAUcom dari laman resmi Sekretariat Kabinet pada Rabu 22 Juni 2022.



Lanjut Menlu, salah satu isu yang akan dibahas dalam G7 Summit for Partner Countries tersebut adalah soal pangan, energi, dan keuangan yang terdampak pandemi COVID-19 dan konflik antara Rusia dan Ukraina yang akhir-akhir ini terus menjadi pembicaraan dunia.

“COVID-19 memberikan dampak pada ekonomi dunia. Dan, di tengah upaya pemulihan ekonomi, terjadi perang di Ukraina. Meskipun perang terjadi di Ukraina, namun dampaknya dirasakan oleh seluruh dunia. Kita semua paham posisi Ukraina dan Rusia dalam rantai pasok pangan dan energi global,” ujarnya.

Di sela KTT, Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara G7 dan negara undangan lainnya.



“Permintaan pertemuan bilateral banyak sekali diterima oleh Presiden dan tentunya semaksimal mungkin akan diatur,” kata Retno.

Selepas dari Jerman, Presiden Jokowi direncanakan akan mengunjungi Kiev, Ukraina dan Moskow, Rusia. Presiden diagendakan akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

“Di dalam kunjungan ke Kiev dan Moskow, tentunya Bapak Presiden akan melakukan pertemuan dengan Presiden Zelenskyy dan Presiden Putin,” Menlu mengungkapkan.

Menlu menyampaikan, kunjungan ke dua negara ini merupakan kunjungan yang dilakukan dalam situasi yang tidak normal.

“Kita paham situasi saat ini masih sangat-sangat complicated. Dunia juga paham mengenai kompleksitas masalah yang ada. Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai Presiden G20 dan satu satu anggota Champion Group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk Sekjen PBB, Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam,” kata Retno.

Retno mengungkapkan, kunjungan Presiden ke dua negara ini adalah wujud kepedulian terhadap isu kemanusiaan serta semangat untuk terus mendorong perdamaian, Jokowi juga merupakan Pemimpin Asia pertama yang melakukan kunjungan kedua negara tersebut.

Setelah melakukan kunjungan ke Ukraina dan Rusia, Presiden akan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

“Kunjungan dimaksudkan untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang ekonomi antara kedua negara,” kata Retno

 

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.





TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jabatan Wakapolres dan Sejumlaah Perwira Polres Purwakarta Disertijabkan https://t.co/luilYOeU9R
Regional Jawa Buktikan Adanya Cadangan Migas Baru di WK PHE ONWJ https://t.co/i64HUyOSjv
Pesawat Jokowi Diakabarkan Berputar 360 Derajat di Perbatasan Iran dan Turki, Ada Apa? https://t.co/KXIxjYnsK1
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter