FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pandemi Berlalu, Bupati Majalengka: Sampingkan Bicara Politik, Mari Bergerak Tangani Dampak Covid



MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM - Presiden Joko Widodo menyatakan masyarakat sudah boleh tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Kebijakan ini dirsepon positif semua kalangan. Tidak terkecuali Bupati Majalengka Karna Sobahi. Saat halal bi halal bersama ICMI, Karna Sobahi menegaskan saat ini rakyat tengah berupaya bangkit dari trauma dan keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

"Saat ini bangsa dan negara ini tengah memasuki era recovery atau pemulihan baik di bidang kesehatan, ekonomi, sosial, psykologi dan lain sebagainya. Kondisi pemulihan semacam ini, perlu mendapatkan dukungan dan campur tangan dari semua pihak, bukan hanya tanggungjawab pemerintah," ungkap Bupati .

Bupati menjelaskan dampak dari Pandemi Covid-19 menyisakan trauma dan berdampak luar biasa. Selain anggaran penaggulangan dana Covid-19, pandemi covid-19 berdampak pula pada masyarakat yang kehilangan keluarganya yang dicintainya akibat terpapar Covid-19 hingga meninggal dunia.

"Saat ini banyak anak-anak yang kehilangan orang tuanya hingga berstatus anak yatim piatu. Angka kemiskinan pun kian bertambah. PHK kian merajalela. Rasa trauma masih menghinggapi rakyat. Saya sendiri pun yang mengalami trauma. Bagaimana saya pernah terpapar Covid dan harus melakukan hal yang diluar kebiasaan seperti meminum obat di luar batas kewajaran," tuturnya.


BERITA LAINNYA
Bupati Minta ICMI Bisa Berkontribusi Nyata untuk Rakyat Majalengka
Pemkab Purwakarta Gaspol Pembangunan Infrastruktur
Permudah Layani Masyarakat, Pemkab Purwakarta Hadirkan Program Gempungan

Dia berandai, jika dana yang sudah diserap untuk penanggulangan Covid-19 dari APBD Majalengka sebesar Rp 1,8 T itu, bisa digunakan untuk membangun "surga" yang manfaatnya dapat dirasakan rakyat Majalengka.

"Alhamdulillah meski kita tertatih-tatih perang melawan virus corona ini, namun Pemkab Majalengka masih kokoh dan tangguh, sehingga masih bisa membangun Majalengka,"ungkapnya.

Memasuki fase baru setelah dihantam badan pandemi covid-19, Karna mengajak semua elemen masyarakat untuk saat ini bergerak bersama untuk membantu masyarakat yang saat ini terkena imbasnya akibat wabah ini.

Dia juga meminta masyarakat menghentikan sementara kepentingan politik atau saling mencaci maki satu sama lain, baik pada pertemuan maupun di sosial media (sosmed). Sebab kondisi itu tidak diharapkan masyarakat. Yang dibutuhkan itu bantuan uluran tangan dan gotong royong membantu dan memotovitasi masyarakat melalui aksi nyata.

"Rakyat tidak butuh omongan atau perdebatan yang tidak ada kepentingannya baginya. Untuk itu, saya minta ICMI, PGRI, ulama, tokoh masyarakat, partai politik, dan elemen masyarakat lainnya agar senantiasa berjibaku membangun masyarakat baik itu rasa aman, nyaman, dukungan moril dan materil di tengah kondisi pemulihan saat ini," tegasnya



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tipu Banyak Mama Muda di Medsos, Pria Ini Dibekuk Polisi https://t.co/80DpyNqAZB
Holywings Ditutup Pemprov Jakarta, Nikita Mirzani Buka Suara https://t.co/KjGjoysV9s
Keluarga Berikan Klarifikasi Terkait Hilangnya Marshanda di AS, Saat Ini Baik-baik Saja https://t.co/0cnG7JgaHg
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter