FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pergeseran Hari Libur Maulid Nabi Dikritik dan Tuai Polemik - (2)

Indeks Artikel




Sementara itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengkritik kebijakan pemerintah. Menurutnya, mengingat situasi Covid-19 sudah mereda, hari libur Maulid Nabi tidak perlu digeser.

“Bahkan di Papua sudah ada PON (Pekan Olahraga Nasional). Jadi aneh saja libur keagamaan diundur karena ‘harpitnas’,” kata Hidayat.

Hidayat mempertanyakan kenapa Kemenag kukuh menggeser libur keagamaan. Padahal, kebijakan pelonggaran sudah dilakukan dengan gelaran PON dan dibukanya pintu bandara Bali untuk wisatawan asing.

“Kenapa hati-hatinya hanya dalam libur keagamaan?” tanya Hidayat.

Kamaruddin beralasan bahwa masyarakat cenderung lebih masif dalam merayakan hari keagamaan. Ia merujuk penyebaran varian Delta Covid-19 yang masif setelah Idulfitri.

Kamaruddin pun berjanji pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan tentang hari libur keagamaan sesuai tinjauan atas situasi Covid-19.

Menurutnya, keputusan Kemenag sekadar respons atas situasi pandemi yang dinamis.

Sumber: Kompas.tv | Foto: Tangkapan Layar Kompas TV

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bripda Randy yang Perkosa Novia Widyasari Akhirnya Dipecat Secara Tidak Hormat https://t.co/cOtVD4TOnu
BNPB Sebut 14 Orang Meninggal Dunia dan 56 Luka Akibat Erupsi Gunung Semeru https://t.co/hKVt1pU8wG
Tahukan Kamu, Sebenernya Temanmu Suka Padamu, Ini Tanda-Tandanya https://t.co/JfWtYJCJ5y
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter