FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Informasi Terbaru Pendaftaran CPNS 2021, Dosen dan Peneliti Berusia Diatas 35 Tahun Bisa Ikut

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan pengadaan PNS sudah ditetapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo

Juknis berupa PermenPAN-RB Nomor 27 Tahun 2021 ini salah satunya mengatur tentang usia pelamar.

Pelaksana tugas (Plt) Asdep Perencanaan dan Pengadaan SDM Aparatur KemenPAN-RB Katmoko Ari Sambodo mengungkapkan seleksi CPNS dipersyaratkan bagi WNI dengan batas usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar. Kualifikasi pendidikannya mulai SMA, Diploma, S1 hingga S2.

BACA JUGA: Catat!, Pedoman Pengadaan CPNS, PPPK Guru, dan PPPK JF Tahun 2021

"Kualifikasi pendidikan ini disesuaikan dengan kebutuhan formasi jabatan masing-masing instansi," kata Katmoko di Jakarta, Senin (14/6). Dalam PermenPAN-RB tersebut, lanjutnya, juga diatur beberapa jabatan CPNS yang bisa dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tahun saat mendaftar. Di antaranya dokter dan dokter gigi dengan kualifikasi pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis, dokter pendidik klinis.

"Kualifikasi pendidikan ini disesuaikan dengan kebutuhan formasi jabatan masing-masing instansi," kata Katmoko di Jakarta, seperti dikutip dari JPNN.com, Senin (14/6)

Dalam PermenPAN-RB tersebut, lanjutnya, juga diatur beberapa jabatan CPNS yang bisa dilamar dengan batas usia paling tinggi 40 tahun saat mendaftar.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya





Di antaranya dokter dan dokter gigi dengan kualifikasi pendidikan dokter spesialis dan dokter gigi spesialis, dokter pendidik klinis.

"Dosen, peneliti dan perekasaya, dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 (Doktor) bisa juga mendaftar CPNS," terangnya.

Menurutnya, tahun ini rekrutmen CPNS, PPPK jabatan fungsional, dan PPPK guru dilaksanakan bersamaan, sehingga jumlah potensi pendaftarnya cukup besar.

BACA JUGA: Ada 4500 Kuota CPNS dari Kemenkumham, Cek Informasinya Disini

Oleh karena itu, calon pelamar diwajibkan hanya bisa mendaftar pada 1 instansi, 1 jenis kebutuhan dan 1 jabatan pada tahun anggaran yang sama.

“Jadi para peserta harus mempertimbangkan baik-baik sejak awal apa yang ingin dia lamar," ujarnya. Ketika sudah menetapkan pilihan formasi jabatan yang dilamar (saat pendaftaran), maka tidak bisa lagi menggantinya.

Selain itu kata Katmoko, pelamar yang mendaftar lebih dari 1 instansi, jabatan, dan kebutuhan otomatis akan dinyatakan gugur.

"Yang punya kualifakasi di CPNS, PPPK jabatan fungsional, dan PPPK guru, silakan pilih salah satu saja. Jangan pilih CPNS dan PPPK sekaligus karena waktu pendaftarannya bersamaan di satu portal sama SSCASN," tegasnya.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Begini Cara Mengatasi Gatal Yang Dialami Bumil Dari Sang Ahli https://t.co/FpFoyp6MIw
Usai Divaksin, Lansia di Pantura Subang Sumringah Dapat Sembako https://t.co/RrkB7cDMFi
Quote "Setiap pengalaman dalam hidup Anda diatur untuk mengajarkan sesuatu yang perlu Anda ketahui untuk maju." ~Br… https://t.co/hNQ0X5aW82
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter