FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pilih Komunal, Purwakarta Tak Usulkan PSBB Tahap Ke-2

PURWAKARTA, TINTAHIJAU.com - Pemkab Purwakarta memastikan tidak memperpanjang Penerapan Pembatasan SOsial Berskala Besar (PSBB).

Sebaliknya, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika berencana memberlakukan PSBB yang sifatnya komunal, pada wilayah-wilayah tertentu yang dianggap rawan penyebaran Covid-19.

Keputusan penghentian PSBB ini, kata Anne, merupakan hasil dari tindaklanjut bersama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui video conference pada Minggu 17 Mei 2020 kemarin. Meskipun secara status, Kabupaten Purwakarta bersama 13 kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat, masuk dalam wilayah zona merah.

BERITA LAINNYA:



Pemkab Subang Usulkan PSBB Parsial untuk Dua Kecamatan dan Sembilan Desa

Meski Zero Positif, Majalengka Ajukan Perpanjangan PSBB





"Dari dinas kesehatan, catatan peningkatan kasus terkonfirmasi positif selama PSBB stagnan dan dua orang positif tambahan dua hari lalu berasal dari swab dua minggu sebelum PSBB, sehingga terjadi keterlambatan hasil swab dari Labkesda Jabar yang mengeluarkan hasilnya pada pertengahan PSBB," kata Anne di Posko Covid-19 di Gedung Bakorwil, Senin (18/5/2020).

Anne juga mengaku telah berkomunikasi dengan Dinkes Jabar terkait adanya penambahan dua orang terkonfirmasi positif hasil swab sebelum diberlakukannya PSBB.

"Kami memutuskan PSBB di Purwakarta tak diperpanjang tapi kami ambil langkah dengan pembatasan sosial pada wilayah yang terkecil, yaitu kelurahan dan desa. Dari 21 orang positif Covid-19, 16 orang di antaranya berdomisili di Kecamatan Purwakarta," kata Anne.

Pembatasan-pembatasan pada wilayah terkecil yang diungkapkan Anne Ratna nantinya bakal dievaluasi kelurahan mana saja yang terkonfirmasi dan sisanya 5 pasien lainnya dari kecamatan mana saja untuk diberlakukan pembatasan lebih ketat.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Oknum PNS Jualan Hasil Swab PCR Palsu, Ditawarkan Hingga Rp1,5 Juta https://t.co/GYk8Wq56rG
Ahli Gizi Buka Suara Soal Air Rebusan Mie Instan https://t.co/haymzyu6uH
Walau Jadi Lawan, Ternyata Lee Mengidolakan Mohammad Ahsan https://t.co/1sfgN5xGgc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter