FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Facebook, Google dan Twitter Terancam Didenda, Ini Sebabnya!

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Sejumlah perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook, Google dan Twitter serta persahaan lainnya terancam didenda oleh Eropa jika tidak menghapus akun-akn palsu deepfake di platform mereka.

Sebagai informasi, Deepfake adalah pemalsuan hiperrealistik yang dibuat oleh teknik komputer yang telah memicu keributan di seluruh dunia khususnya ketika digunakan dalam konteks politik, seperti pada Pilpres AS.

Dikutip dari CNN, aturan yang memaksa perusahaan-perusahaan teknologi menindak akun palsu dan unggahan berupa video yang menampilkan tokoh hasil rekayasa digital alias deepfake itu diterbitkan oleh Komisi Uni Eropa.

BACA JUGA:
Menag Yaqut Bantah Isu Hoax Dana Haji Dipakai Buat Pembangunan IKN Nusantara

Dokumen Uni Eropa yang dilihat Reuters menyebut aturan itu merupakan perundangan atau Kode Praktik Disinformasi 2022.

Sejak diperkenalkan pada 2018, voluntary code kini akan menjadi skema pengaturan bersama, dengan tanggung jawab yang dibagi antara regulator dan yang menandatangani aturan tersebut.

Aturan yang baru juga merinci contoh perilaku manipulatif seperti deepfake dan akun palsu yang harus ditangani oleh para penanggung jawab.

"Penandatangan terkait akan mengadopsi, memperkuat, dan menerapkan kebijakan yang jelas mengenai perilaku dan praktik manipulatif yang tidak diizinkan pada layanan mereka, berdasarkan bukti terbaru tentang perilaku dan taktik, teknik, dan prosedur (TTP) yang digunakan oleh aktor jahat," kata dokumen itu seperti dilansir CNN.

Aturan tersebut juga akan dikaitkan dengan aturan baru UE yang keras yang dikenal sebagai Digital Services Act (DSA) yang disetujui oleh 27 negara Uni Eropa awal tahun 2022. Salah satu bagiannya berisi tentang memerangi disinformasi.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jual Uang Palsu di Medsos, Pasutri Asal Indramayu Ditangkap Polisi https://t.co/3AGGvsnkSY
Tipu Banyak Mama Muda di Medsos, Pria Ini Dibekuk Polisi https://t.co/80DpyNqAZB
Holywings Ditutup Pemprov Jakarta, Nikita Mirzani Buka Suara https://t.co/KjGjoysV9s
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter