FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

[OPINI] Mewujudkan Sekolah Ramah Anak

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Tersiarnya kabar seorang guru sekaligus pengelola lembaga pendidikan yang melakukan tindakan asusila kepada puluhan santrinya membuat dunia pendidikan kembali tercoreng.

Peristiwa tersebut tidak hanya mengakibatkan trauma yang mendalam bagi para korban, melainkan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat yang hendak mendaftarkan anak – anaknya untuk belajar di pondok pesantren ataupun sekolah asrama (boardingschool). Slogan “Sekolah Ramah Anak” pun kian jauh panggang dari api manakala kita menyaksikan jumlah korban yang melapor semakin hari kian bertambah.

BACA JUGA:
[OPINI] Memahami Kebutuhan Afeksi Anak

Investigasi kepada seluruh pesantren serta madrasah pun segera dilakukan oleh pemerintah guna mencegah terulangnya kasus serupa.

Peristiwa memilukan tersebut sebenarnya tidak perlu terjadi apabila sebuah lembaga yang memiliki peran penting dalam melahirkan generasi unggul berkarakter tersebut dikelola secara profesional.

Kepemilikan izin operasional, kejelasan struktur pengelola lembaga, serta kesesuaian kurikulum yang diimplementasikan merupakan tiga hal yang harus dijadikan pertimbangan oleh para orangtua dalam memilih sekolah bagi anak – anaknya. Selain itu profil para pengajar pun mencerminkan kualitas dari sekolah tersebut.

Adapun fungsi pengawasan dari pihak pihak terkait (pengawas atau dinas pendidikan setempat) memegang peranan penting dalam memastikan sekolah agar tetap berjalan di jalur yang benar.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Inilah Dua Nama Kandidat yag Disebut-sebut Bakal Jadi Pelatih Persib, Siapa Saja Mereka? https://t.co/I5SVsqJivY
Viral, 6 Desa di Sumedang Dijarah Ribuan Monyet Liar https://t.co/g47SPnZfSg
Kemkominfo Turun Tangan, Pelaku Penjual Foto Selfie KTP di Platform NFT Akan Ditindak Tegas https://t.co/5cr3UUQkEO
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter