FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

OPINI: Peran Orangtua dalam Menjaga Kesehatan Mental Anak Usia Dini

Indeks Artikel



Memiliki anak merupakan anugrah yang tidak ternilai yang diberikan oleh Allah SWT. Anugrah tersebut juga sekaligus sebagai amanah yang harus dijaga dengan sepenuh hati. Para orangtua memiliki kewajiban dalam mengasuh dan membesarkan anak hingga mereka dewasa. Pola asuh yang dilakukan oleh orangtua sangat berpengaruh bagi tumbuh kembang si buah hati.

Nilai – nilai yang ditanamkan oleh orangtua kepada anak akan mempengaruhi karakter mereka kelak ketika mereka dewasa. Pada anak usia 1- 7 tahun merupakan masa-masa keemasan bagi berkembangnya sel otak anak hal ini biasa disebut dengan masa golden age. Pada masa ini anak mudah sekalimenyerap ucapan-ucapan dari orangtuanya dan juga suka meniru kebiaaan yang dilakukan oleh orangtuanya.

Selain masa-masa berkembangnya sel otak anak pada usia 1-7 tahun, pada usia ini juga merupakan usia yang rentan bagi anak baik dari segi fisik, mental dan psikis. Perlakuan orangtua terhadap anakpun akan selalu diingat oleh anak hingga mereka dewasa. Untuk itu pola asuh kepada anak usia 1-  7 tahun harus dilakukan dengan pendekatan halus dan lemah lembut. Karena jika orangtua dalam mendidik anak usia dini dilakukan dengan kekerasan baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal, hal itu dapat mengganggu berkembangnya sel-sel otak anak yang berperan penting dalam kecerdasannya.

Hal itu juga dapat merusak sisi psikis anak dan akan memengaruhi mentalnya sehingga anak tersebut kurang dalam hal kepercayaan diri. Selain itu kesehatan fisiknya pun akan terganggu. Anak tersebut cenderungsering melamun dan kurang ceria. Padahal usia 1-7 tahun adalah masa-masa anak untuk aktif bergerak dan bermain dengan penuh keceriaan bersama teman-temannya.

Kewajiban dalam mendidik anak merupakan kewajiban dari ayah dan ibu. Namun peran seorang ayah dalam pendampingan anak usia dini akan lebih memberikan kesan mendalam bagi seorang anak. Jika seorang ayah dalam berbicara dengan anaknya dengan cara lemah lembut maka anak tersebut tidak akan menujukan rasa takut. Anak tersebut akan merasa senang berada didekat anaknya. Secara psikologis anak tersebut akan merasa nyaman bersama ayahnya dan kekuatan mentalnya akan terbentuk sehingga kepercayaandiri anak tersebut akan tumbuh dan mampu bergerak aktif dan bermain dengan penuh ceria bersama teman-temannya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jelang Nataru, Polres Majalengka Cek Kelayakan Kendaraan https://t.co/yRN74uYZs1
Di Negara Ini, Sebar Gosip di Medsos Bisa Didenda Ratusan Juta https://t.co/zr4Wa5DYFG
Pemkab Majalengka Kembali Guyur Kadeudeuh untuk Atlet Berprestasi di Peparnas XVI Papua 2021 https://t.co/nY2WzHqMWF
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter