FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

OPINI: Yang Bertahan Di Tengah Pandemi

Indeks Artikel





Pesantren sebagaisuatu  Sub Kultur terdiri dari lima unsur utama yang ada didalamya yaitu Kyai yang merupakan tokoh sentral dan pemimpin, Santri sebagai peserta didik, Pondok yang merupakan tempat tinggal santri, Masjid sebagi pusat kegiatan dipesantren dan Kitab-kitab yang dikaji dan fasilitas pendidikan lainnya yang saat ini sangat lengkap, dan semua ini terkonsentrasi disuatu tempat yangaktifitasnya  terpisah dengan masyarakat umum.

Berkumpulnya santri di Pondok memudahkan mereka untuk di kontrol agar tidak melakukan kontak dengan masyarakat di luar Pondok, bahkan dengan orang tua santri sekalipun, yang sebelumnya santri boleh dikunjungi perminggu atau perbulan saat ini tidak boleh dikunjungi sama sekali dan bila rindu melanda hanya diizinkan untuk menelepon atau video call yang waktunya sudah ditentukan, jadwal pulang kerumah pun berubah yang sebelumnya bisa sebulan sekali saat ini hanya diizinkan pulang ketika liburan semester dengen aturan yang sangat dan sesuai protokol kesehatan ketika penjemputan dan pengantaran kembali ke pondok.
Aktifitas santri di Pondok berjalan seperti biasa di awali dari bangun tidur pada pukul tiga dini hari, dilanjutkan sholat tahajud, lalu sholat shubuh berjamaah, tahfidzul Qur’an, pembinaan bahasa, kemuidan kegiatan pribadi/MCK, makan pagi, kegiatan belajar mengajar di kelas, sholat dhuha, istirahat sambil makan snack, lanjut KBM, sholat dzuhur makan siang dan istirahat, lalu kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, pencak silat, olahraga terdiri dari badminton, tenis meja, panahan dll, sholat asar dan lanjut ekstrakurikuler sore, kegiatan pribadi, hafalan mandiri, sholat maghrib, makan malam, sholat isya, tahfid al Qur’an, pembinaan bahasa, belajar malam lalu di akhiri dengan sholat malam.

Kita berharap semoga pandemi segera berlalu, sehingga kehidupan kembali normal seperti sedia kala, ekonomi, sosoal, politik, budaya dan semuanya pulih dan berjalan sesuai yang diharapkan, dan saat nya nanti kita akan bercerita kepada anak-cucu kita, generasi mendatang bahwa di tahun 2020-2021 dunia pernah dilanda pandemi yang membuat semua berubah. Semoga  pandemi ini segera menjadi cerita dan masa lalu.

H. Nasrudin, SpdI, SE, MSI, Dosen Universitas Muhammadiyah Purworejo


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/q7oFJkFzbo
Jawaban Menohok Wanita Indonesia yang Menikah dengan Pria Asing Saat Netizen Bilang Tak Pantas https://t.co/Wu24Eg5UJO
[OPINI] Ketika Media Sosial Jadi Ruang Kampanye Politik - https://t.co/JtXDWmPRR5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter