FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

[OPINI] PUASA: URGENSI KESADARAN TAKWA

Indeks Artikel

Bulan Ramadan adalah bulan madrasah yang dinanti untuk setiap jiwa yang gersang, kering, dan tandus dalam menapaki hari-hari. Seperti halnya musafir yang mencari air di tengah padang pasir, Ramadan adalah pengelana yang singgah sementara untuk memberikan kesejukannya pada semesta.

Secara terminologi, Ramadan sebagai madrasahdimaknai sebagai proses dalam menjalani serangkaian riyadhoh/ latihan penyempurnaan diri–ibadah individual, sosial, ritual, formal– secara simultan untuk senantiasa berlaku sesuai dengan nilai presisi derajat takwa. Ramadan pula dijadikan Tuhan sebagai bulan paling agung, mulia, dan penuh karunia. Sebab di dalamnya terdapat sejumlah peristiwa, jejak indah, dan sejarah penting yang turut serta mewarnai horison peradaban umat manusia.Satu di antaranya adalah perintah berpuasa.

Puasa sejatinya adalah menahan segala bentuk kuasa nafsu yang mendominasi dalam diri –dorongan nurani, naluri, niat hati– baik sebagai hal yang nampak maupun yang mengejawantah dalam perilaku. Dalam pengertian pemahaman kontekstual, puasa dapat dipahami dalam dua bentuk, yaitu: puasa formalis dan puasa substantif.

Puasa formalis dapat dipahami sebagai lelaku puasa yang dijalankan berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan, sebagai bentuk puasa seorang hamba yang mempunyai kesadaran penuh terhadap kewajiban dan hal-hal yang mampu membatalkan. Seseorang yang melakukan puasa secara formalis, cukup hanya sebatas bentuk formalnya berpuasa. Misalnya, mampu menahan dari makan, minum, dan seks dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Ia tidak berupaya lebih jauh memahami dan memaknai puasa secara lebih dinamis-kontekstual. Bahkan yang lebih paradoks dari puasa formalis adalah, ia melaksanakan puasa sebagai alibi untuk tidak produktif, berperilaku gegabah, dan konsumtif.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Wisatawan dan Pengelola Destinasi Wisata Harus Sama-sama Taat Prokes https://t.co/lwR63ehSRg
Ratusan Kendaraan Dari Bandung Menuju Subang Diputar Balik https://t.co/KtdU8qC6Iz
Pemimpin Hamas Kirim Surat Ke Jokowi, Isinya Bikin Haru https://t.co/ZmaUcrNjnd
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter