FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ramadan, Momentum Untuk Bermuhasabah dan Keshalihan Sosial

Indeks Artikel

Ummat Muslim di belahan dunia dalam hitungan beberapa hari lagi akan menyambut riang gembira akan datangnya bulan Ramdhan 1442 meski Pandemi  Covid 19 masih menghantui ummat manusia.

Namun demikian semoga semua elemen masyarakat utamanya yang berada di Kabupaten Subang bisa menjalankan dan mengamalkan hakikat  ibadah puasa dalam kehidupan sehari-hari utama dalam pencegahan, penanganan ekonomi dampak Covid 19.

Apalagi  buat pemerintah tentunya Ramdhan ini harus dijadikan momentum refleksi, koreksi dan pertobatan sosial dengan melahirkan kebijkaan-kebjikan yang pro terhadap kepentingan ummat dan rakyat.

Dalam hal ini Sesungguhnya puasa adalah ibadah untuk menahan diri. Selama berpuasa, kita dilatih untuk menahan diri dari berbagai yang dilarang,seperti  keinginan mengonsumsi makanan lezat dan hal-hal lain. Harapannya, kita juga mampu menahan diri dari melakukan hal-hal yang tidak penting dalam hidup ini yang mengganggu upaya kita mencapai keridhaan Allah.

Sejatinya bahkan, keberhasilan kita di dunia pun ditentukan oleh kemampuan kita menunda konsumsi hari ini untuk diganti di masa depan dengan hasil yang lebih besar.

Banyak anjuran dalam pencegahan Covid-19 tercermin dalam ibadah puasa. Kita diminta untuk menahan diri dari keluar rumah kecuali untuk urusan yang tidak diperlukan.

Kita perlu menahan diri untuk mengurangi konsumsi di luar hal-hal yang diperlukan karena kita tidak tahu sampai kapan pandemi akan berakhir.

Salian itu Kita diminta untuk bersikap hidup bersih dan sehat karena puasa juga mengajarkan pola hidup sehat.  Puasa selama ini telah diidentikkan dengan makan-makan enak ketika berbuka. Menu makanan selama sebulan penuh dibuat lebih istimewa dibandingkan dengan hari-hari di luar puasa.  Tak heran, harga barang-barang konsumsi menjadi naik dan volume sampah meningkat. Sementara di sisi lain, produktivitas menurun.

Puasa telah menjadi waktu yang para produsen mempromosikan berbagai produk dan jasa. Kita menyadari puasa akan segera tiba ketika di TV mulai muncul iklan sirup beberapa bulan sebelumnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Wisatawan dan Pengelola Destinasi Wisata Harus Sama-sama Taat Prokes https://t.co/lwR63ehSRg
Ratusan Kendaraan Dari Bandung Menuju Subang Diputar Balik https://t.co/KtdU8qC6Iz
Pemimpin Hamas Kirim Surat Ke Jokowi, Isinya Bikin Haru https://t.co/ZmaUcrNjnd
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter