FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Lahan Produktif di Subang Bakal Dialihfungsikan Jadi Industri



 SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pemerintah kabupaten (Pemkab) Subang tengah berusaha memajukan ekonomi, dengan harapan untuk mensejahterakan masyarakat. Namun demikian harus ada yang dikorbankan, lahan produktif pertanian di Subang seluas 23.817 Hektar akan menjadi konsekuensinya.



Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Subang Nenden Setiawati melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan Sulaeman Sidik. Dia menambahkan, sSelain itu pihaknya juga menyampaikan, lahan produktif di Subang yang tersisa sekarang seluas 66.183 Hektar.

“Dari total 90 Ribu Hektar luas lahan pertanian di Subang, ditambah lahan percontohan milik beberapa perusahaan seluas 3500 Hektar, 23.817 Hektarnya dialihfungsikan untuk kemajuan ekonomi di Subang. Hal tersebut kami sudah kaji dengan stakeholder terkait, dangan hasil tidak berdampak signifikan terhadap ketahanan pangan, dan bisa dikatakan ketahanan pangan aman untuk di Subang,” ujar Sulaeman Sidik seperti ditulis dilaman wartakini.co.



Baca Juga :

Produksi Gabah Padi Ketan di Subang Menurun, Harga Jual Naik
Diproyeksikan Swasembada Beras, Emil Berharap Produksi Padi di Jabar Seperti Vietnam
Wacanakan Daerah Industri, DPRD Minta Bupati Jangan Lupa Subang Daerah Lumbung Padi




Selanjtnya, Sulaeman Sidik mengatakan bahwa, Lahan 23.817 Hekter tersebut akan dialokasikan untuk industri, pergudangan, perumahan serta pariwisata dan lainnya yang akan masuk tahun 2021 sampai 2025. Suka tidak suka, era industrialisasi ini, Subang akan menjadi kota Megapolitan.

“Kami Dinas Pertanian selalu obyektif menanggapi hal ini, sehingga kami mengkaji untuk memilih mana saja lahan yang akan dialokasikan dan mana saja lahan yang dipertahankan. Lahan yang dialokasikan kebanyakan lahan yang ada dipinggir jalan utnuk berniaga atau untuk pergudangan,” lanjutnya.

Mengenai industri, pihaknya juga bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup akan memaksimalkan pembuangan limbah dari industri untuk tidak berdampak terhadap pertanian. "Apapun keadaanya, kami akan mengutamakan pertanian,” tutup Sulaeman Sidik


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pelaksanaan Pilkades Ricuh, 1 Aparat Jadi Korban dan Kotak Suara Dirusak https://t.co/4kP4UBxmmF
Arief Poyuono Sebut Keputusan MK Soal UU Cipta Kerja Kontra Produktif dengan Program Pemerintah https://t.co/ASV5S4w5RL
BMKG Ingatkan Hujan Petir Diprediksi Terjadi pada 27 November https://t.co/bZj8k8cFdh
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter