FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Jangan Coba-coba Nekat Mudik Lebaran Jika Tidak Mau Kena Sanksi Ini


SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pemerintah telah resmi melarang mudik pada Idul Fitri 2021 demi mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini berlaku bagi perjalanan yang menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi seperti mobil atau motor.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, ada sejumlah sanksi bagi masyarakat yang nekat mudik menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Ini berlaku selama larangan mudik diterapkan pada 6-17 Mei 2021.

Bila nekat mudik Lebaran lewat jalur darat, Anda bisa mendapatkan sanksi lho. Sanksi juga akan diberikan pada kendaraan travel atau angkutan perseorangan yang mengangkut penumpang.

"Khusus bagi kendaraan travel atau angkutan perseorangan yang digunakan untuk mengangkut penumpang, nanti akan dilakukan tindakan tegas oleh kepolisian, baik penilangan dan tindakan lain sesuai UU yang ada," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi.

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy telah menyampaikan informasi terkait larangan mudik ini. Mudik Lebaran 2021 ditiadakan dan berlaku untuk ASN, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat Indonesia.

Selain mengurangi penyebaran virus COVID-19, salah satu tujuan larangan mudik adalah agar program vaksinasi bisa berjalan dengan maksimal. Lalu, apa saja sanksi yang akan diterima masyarakat bila nekat mudik?



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Wisatawan dan Pengelola Destinasi Wisata Harus Sama-sama Taat Prokes https://t.co/lwR63ehSRg
Ratusan Kendaraan Dari Bandung Menuju Subang Diputar Balik https://t.co/KtdU8qC6Iz
Pemimpin Hamas Kirim Surat Ke Jokowi, Isinya Bikin Haru https://t.co/ZmaUcrNjnd
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter