FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Korban Ustaz Gay di Sumbar Bertambah jadi 4 Orang - (2)

Indeks Artikel







Berdasarkan pemeriksaan, pelaku sempat meminta korban mengirimkan video yang menyorot alat kelamin. Korban sempat menolak dan bertanya soal tujuan pengiriman video tak senonoh tersebut.

Namun korban tidak kuasa saat disuruh tersangka datang ke asrama sekolah di Padang Panjang. Di kamar Wali Asrama, pelaku memaksa korban melakukan onani dan oral sex.

Polisi menjerat tersangka dengan sejumlah pasal tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

BACA JUGA: Dua Pekan, Puluhan Tenaga Kesehatan RSUD Ciereng Terkonfirmasi Covid-19

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk tindakan Ustaz Syukron (33). MUI meminta kasus ini diselesaikan agar menjaga nama baik sekolah Islam.

"Yayasan harus menindak. Selesaikan masalah ini secepatnya agar masyarakat, orang tua murid dan anak-anak bisa tenang dan kembali belajar," ucap Wakil Ketua MUI Anwar Abbas, saat dihubungi, kemarin.

Menurut Anwar, reputasi sekolah Islam terpadu tersebut dipertaruhkan. Karena itu, MUI meminta masalah ini perlu diselesaikan segera.

"Jangan sampai karena ulah guru ini citra sekolah rusak. Karena itu, supaya sekolah bisa dipertahankan, dan terjaga dengan baik, minta pimpinan yayasan menindak tegas," katanya.

Foto: jeka/detikcom



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bukan Hanya Kecupan Manis, Ternyata Ada 10 Fakta Unik Tentang Ciuman https://t.co/6IDiMSg2wV
Sekda Subang: PMI Garda Terdepan Urusan Kemanusiaan https://t.co/0RfqdyeJjz
Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan https://t.co/yJInVDevcG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter