FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pakar Hukum Buka Suara Terkait Gugatan Rp2 Triliun Terhadap GoTo

Indeks Artikel





SUBANG, TINTAHIJAU.com - Ahli Hukum Kekayaan Intelektual Fakultas Hukum Universitas Indonesia Teddy Anggoro mengatakan merek "GoTo" milik PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia, berbeda dengan jenama "GOTO" yang dipersoalkan PT Terbit Financial Technology (TFT).

"PT TFT baru memiliki merek GOTO kurang lebih setahun. Merek yang didaftarkan setahun itu belum ada value-nya. Tidak bisa begitu didaftarkan langsung punya value," ujarnya, Senin (15/11/2021), dikutip dari Antara.

Menururt Teddy Anggoro, pengadilan bisa saja menggugurkan gugatan senilai Rp 2,08 triliun jika terbukti bahwa kasus itu dibuat-buat.

BACA JUGA:
MUI haramkan Uang Kripto, CEO Indodax Buka Suara

"Sehingga jika terbukti ada itikad buruk, pengadilan bisa menolak gugatan dari si penggugat,” ucap Teddy.

Seperti kasus yang pernah terjadi sebelumnya yakni, Terbit Pte Ltd juga pernah menggugat PT Lotte Shoping Indonesia dan Lotte Mart Indonesia terkait merek. Namun, gugatan ditolak majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada awal tahun ini.

Lebih lanjut, Teddy menjelaskan, secara prinsip merek merupakan daya pembeda yang bertujuan untuk membedakan barang satu dengan yang lainnya. Hukum merek itu mencoba untuk lebih fleksibel sehingga ada istilah kesamaan pada pokoknya, dan kesamaan sebagian. Tetapi dengan ketentun jika jenis barangnya sama.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemkab Majalengka Kembali Guyur Kadeudeuh untuk Atlet Berprestasi di Peparnas XVI Papua 2021 https://t.co/nY2WzHqMWF
Daftar 5 Game VR Terbaik yang Dirilis Mulai Desember https://t.co/Hrrj9xmYNu
Kabar Gembira, Ini Daftar Hari Libur di Bulan Desember 2021 https://t.co/Vc2WjQKAzf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter