FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pelaku Pembuangan Bayi di Banyuwangi Bebas dari Jeratan Hukum, Ini Alasannya

Indeks Artikel





SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pelajar SMP di Banyuwangi yang buang bayi ke sumur bebas dari jerat hukum. Polisi menerapkan restorative justice karena pelaku di bawah umur dan korban pemerkosaan.

"Status hukum kita laksanakan restorative justice karena masih di bawah umur, di mana juga korban, sehingga kita laksanakan restorative justice dalam bentuk diversi," ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, Jumat (10/9/2021).

BACA JUGA:
Geger! Ada Seorang Siswi SMP Buang Bayi ke Sumur

"Kita berpikir juga masa depan anak ini. Apa yang dilakukan memang salah tapi karena panik juga," tambahnya.

Polisi sudah menangkap S (60) warga Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi yang merupakan pelaku pemerkosaan tersebut. Atas perbuatannya, S dijerat dengan Pasal 81 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Perlindungan Anak.

Pelaku diancam dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara. Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan penyidik Polresta Banyuwangi.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kenali Mitos-Mitos Seputar Kontrasepsi yang Tidak Boleh Anda Percaya https://t.co/ipPKujbNKu
Tiga Pejabat Posisi Vital di Lingkungan Pemkab Subang Pensiun https://t.co/4I5brX59KS
Jose Mourinho Kritik Kinerja Wasit Saat Roma Takluk dari Lazio https://t.co/P45dzDT5d6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter