FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Heboh Larangan Iklan dan Etalase Rokok di Minimarket, Wagub DKI Buka Suara

Indeks Artikel




SUBANG, TINTAHIJAU.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta kini tengah gencar menutup etalase rokok di minimarket maupun toko kelontong.

Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, mengatakan upaya ini merupakan bagian dalam program Jakarta bebas rokok.

Namun, ia menekankan, ini bukan berarti rokok kemudian dilarang, hanya pemasangan rokok di etalase rokok yang dilarang.

BACA JUGA:
Catat! Ini 8 Kawasan di Majalengka Yang Dilarang untuk Merokok

"Itu dalam rangka program untuk Jakarta bebas rokok, tentu bukan berarti tidak boleh merokok, tapi masih ada tempat-tempat untuk merokok," kata Riza di Balai Kota, Selasa (14/9/2021).

Peraturan ini sebenarnya tertuang dalam Seruan Gubernur (Sergub) Nomor 8 Tahun 2021 tentang pembinaan kawasan merokok.

Dalam Sergub No. 8/2021 yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Juli 2021 lalu ini, disebutkan bahwa ada larangan memajang kemasan bungkus rokok atau zat aditif di muka umum.

Ketentuan soal larangan memasang iklan rokok di reklame juga tertuang dalam Pergub DKI Nomor 148 Tahun 2017.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kenali Mitos-Mitos Seputar Kontrasepsi yang Tidak Boleh Anda Percaya https://t.co/ipPKujbNKu
Tiga Pejabat Posisi Vital di Lingkungan Pemkab Subang Pensiun https://t.co/4I5brX59KS
Jose Mourinho Kritik Kinerja Wasit Saat Roma Takluk dari Lazio https://t.co/P45dzDT5d6
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter