FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

OPINI: Pentingnya Keteladanan Orangtua Dalam Mendidik Anak



Mendidik tidak bisa mendadak. Mendidik juga bukan sekedar memberikan nasihat. Mungkin itulah ungkapan yang perlu kita renungkan selaku orangtua.  Banyaknya anak yang dicap bandel atau nakal oleh orangtua atau guru bisa jadi bukan disebabkan oleh sifat anak, melainkan kita selaku orangtua yang mungkin “belum” paham tentang cara bagaimana menjadi orangtua yang baik. Baik atau tidaknya perilaku anak sesungguhnya sangat bergantung pada bagaimana kita mendidik anak tersebut. Apakah cukup dengan perkataan dan nasihat yang berulang – ulang, ataukah dengan memberi contoh kepada mereka.

Saya sendiri selaku konsultan keluarga sering mendapatkan laporan dan curahan hati dari para orangtua tentang perilaku anak – anaknya. Banyak dari orangtua kita yang mengeluhkan sikap anaknya yang kurang baik di hadapan orangtua ataupun orang lain. Padahal mereka merasa sudah mendidik anak dengan sebaik baiknya. Nasihat serta bimbingan pun sering diberikan secara berulang – ulang ketikan anak berada dilingkungan rumah. Akan tetapi, perilaku yang ditunjukkan oleh anak – anak kita jauh dari harapan. Anak – anak mereka cenderung mengabaikan nasihat dari orangtuanya dan lebih memilih gadget sebagai teman setianya.

Menurut saya, masalah perilaku anak bukanlah disebabkan oleh sikap anak yang sulit diatur, melainkan disebabkan oleh ketidakmampuan kita selaku orangtua dalam memberikan  contoh yang baik di hadapan mereka. Jika kita ingin anak – anak kita tumbuh menjadi pribadi – pribadi yang tangguh, maka kitalah yang pertama kali harus menjadi pribadi yang tangguh.

Saat kita selaku orangtua menghadpi kesulitan (ekonomi, masalah keluarga dan lainnya), hadapi ujian tersebut dengan ikhtiar yang maksimal, kesabaran, keikhlasan yang optimisme. Anak – anak kita akan melihat kegigihan orangtua mereka dalam menghadapi masalah. Kegigihan orangtua dalam menghadapi berbagai permasalahan akan terpatri dalam jiwa anak hingga mereka tumbuh dewasa.

Demikian pula ketika kita menginginkan anak – anak kita tumbuh menajdi pribadi yang sholeh dan sholehah, orangtua perlu memberikan keteladanan. Misalanya saja ketika adzan berkumandang, sikap seorang ayah yang baik adalah mengajak anak laki – lakinya ke mesjid, bukan sekedar menyuruh anak untuk pergi ke mesjid. Adapun seorang ibu yang baik akan memberikan contoh yang baik kepada anak perempuannya dalam hal berpakaian yang sesuai dengan  syariat. Di samping itu cara berkomunikasi antara ayah dan ibu di rumah akan benar – benar dilihat oleh anak dan dijadikan referensi dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Selain memberikan keteladanan dalam hal berperilaku di rumah, orangtua juga perlu menjadi teladan dalam hal mencari nafkah bagi keluarganya. Dari mana orangtua mendapatkan uang dan bagaimana cara mereka mengelolanya akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan perilaku anak. Artinya, apabila orangtua mengeluh anak – anaknya sulit diatur, bandel, nakal dan sebagainya, yang perlu dilakukan oleh orangtua adalah merenungkan kembali bagaimana cara mereka menafkahi keluarganya. Apakah uang yang didapatkan untuk menafkahi keluarganya berasal dari uang yang halal ataukah sebaliknya. Hal ini sangat perlu untuk diperhatikan.

Untuk dapat melahirkan pribadi – pribadi unggul berakhlak mulia, orangtua harus mampu menajdi teladan bagi anak – anaknya. Selain itu orangtua perlu terus belajar untuk menajdi orangtua yang baik bagi anak – anaknya. Mengikuti kegiatan seminar parenting, menghadiri majelis taklim, membaca buku atau artikel tentang pengelolaan keluarga dan cara – cara lainnya. Dengan begitu, kita berharap anak – anak kita pun akan tumbuh menjadi pribadi yang baik dan senantiasa mendoa’akan kebaikan bagi kedua orangtuanya.

Dra. Etin Sri Setiatin,  Penulis adalah Konsultan Keluarga



 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.