FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

OPINI: Poligini Hak Perempuan



Jawablah dengan jujur, sudahkan kita (khususnya wanita) mengimani isi Al Qur'an seluruhnya?

Ternyata kita belum mengimani isi Al Qur'an seutuhnya. Yang paling mudah dan gampang dilihat adalah, isi Al Qur'an Surat an Nisaa ayat 3 tentang Poligini.

Menarik apa yang dinyatakan, Ustadzah Hj Lilis Suaedah dalam desartasi doktornya di UIN Syarif Hidayatullah, 2012 menyatakan, Poligini Hak laki-laki yg telah didelegasikan menjadi hak perempuan. Pendapat ini ia petik dari pendapat, Prof. Dr. Hj Huzaemah T. Yanggo dalam buku, Masail Fiqhiyah: Kajian Hukum Islam Kontemporer, 2005.

Meski kelompok feminis telah berusaha keras lagi sungguh sungguh ingin menghapus lembaga perkawinan Poligini. Lembaga ini tidak mungkin bisa, dibendung, dilarang dan dihapus manakala masih ada perempuan yg mau serta rela dimadu. Seperti pengakuan Alifa yang rela berbagi suami. Periksa buku, The Innocent Rebel: Sisi Aneh Orang Jakarta, 2006.

Lebih jauh Lilis Suaedah menyatakan, Poligini Hak perempuan dan kewajiban laki laki. Perempuanlah yg paling berhak menerima dan menolak pinangan atau lamaran seorang laki laki.

Jika ia (perempuan) sudah tahu bahwa yang melamar dan meminang laki laki telah beristri dan lamaran itu diterimanya, maka terjadi Poligini dan pernikahan baru lahir kewajiban suami Poligini, ya tentunya harus berlaku adil, bijak dan Arif di dalam membina keluarga poliginisnya.

Yakub Har, Penulis adalah Dosen Hukum Islam Universitas Darunnajah, Jakarta



 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.