FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Oktober, Pemuda dan Isu Keberagaman

Indeks Artikel



Memaknai oktober dan pemuda tak pernah bisa lepas dari peristiwa bersejarah pada tahun 1928 yang sekarang kita mengenalnya dengan istilah “Sumpah Pemuda”. Awal lahirnya sumpah pemuda tak bisa dilepaskan dari kiprah Budi Utomo sejak berdirinya tahun 1908 sebagai sebuah organisasi gerakan pemuda yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.

Kelahiran Budi Utomo ini juga yang secara langsung menjadi era baru bangkitnya pergerakan-pergerakan pemuda berikutnya yang saat itu berjuang melalui pengajaran dan pergerakan organisasi, dari hasil pengajaran dan pergerakan organisasi inilah kemudian muncul organisasi-organisasi baru kepemudaan di berbagai daerah seperti Tri Koro Darmo, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Betawi, Jong Minahasa, Sekar Rukun, Pemuda Timur dan lain-lain.

Dalam perkembangan selanjutnya kemudian juga muncul organisasi dengan cakupan yang lebih luas, misalnya perhimpunan Indonesia di Belanda yang kemudian berkembang menjadi organisasi politik. Di Tanah air, gagasan akan perlunya perkumpulan pemuda-pemuda di seluruh Hindia Belanda juga semakin berkembang, salah satunya tercermin dari gagasan Satiman ketua Tri Koro Dharmo,bahwa di kemudian hari, organisasinya akan dapat dijadikan perkumpulan bagi pemuda-pemuda di seluruh “Hindia”

Kegelisahan para pemuda dari berbagai daerah ini semakin hari semakin menguat, mereka sangat bersemangat untuk berjuang, namun perjuanganya masih bersifat kedaerahan untuk mempertahankan wilayahnya masing-masing, maka baru pada pertengahan 1920 an mulai ada titik terang kesadaran kehidupan berbangsa, kerja bersama dan gagasan pembentukan sebuah badan terpusat yang mengkoordinir seluruh pergerakan pemuda yang ada yang saat itu dijembatani oleh Muhammad Yamin

Berawal dari semangat persatuan, diskusi-diskusi ilmiah kebangsaan yang berakar dari kegelisahan yang sama dan tujuan yang sama itu pulalah maka pada tanggal 30 April - 2 Mei 1926 diadakan Kongres Pemuda Pertama yang dilaksanakan di Kawasan Lapangan Banteng (Weltevreden) Jakarta, tepatnya di Gedung Vrijmetselaarsloge (sekarang Gedung Kimia Farma, Jalan Budi Utomo, Jakarta). Penyelenggaraan kongres Pemuda Pertama ini juga merupakan hasil dari Konferensi Organisasi Pemuda Nasional pada 15 Agustus 1925 di gedung Lux Orientalis, Jakarta. Yang dihadiri dari para wakil organisasi pemuda.  

Kongres Pemuda Pertama ini bertujuan untuk membangkitkan semangat kerja sama antara berbagai perhimpunan pemuda dan mencari dasar persatuan bagi Indonesia. Selain itu, dibahas pula hal-hal, seperti kemungkinan pembentukan badan terpusat, memajukan gagasan persatuan, peran wanita, peran agama, serta peran bahasa menuju Indonesia merdeka. Walaupun dalam kongres ini belum menghasilkan suatu kesepakatan penuh tapi kongres ini menunjukan usaha ke arah persatuan yang berhasil merumuskan cita-cita bersama seperti dalam hal kemerdekaan Indonesia yang merupakan cita-cita bersama seluruh pemuda Indonesia dan seluruh organisasi kepemudaan yang bertujuan untuk menggalang persatuan para pemuda kemudian menyelenggarakan kongres pemuda II pada tanggal 27 sampai 28 oktober



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Di Negara Ini, Sebar Gosip di Medsos Bisa Didenda Ratusan Juta https://t.co/zr4Wa5DYFG
Pemkab Majalengka Kembali Guyur Kadeudeuh untuk Atlet Berprestasi di Peparnas XVI Papua 2021 https://t.co/nY2WzHqMWF
Daftar 5 Game VR Terbaik yang Dirilis Mulai Desember https://t.co/Hrrj9xmYNu
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter