FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Aliza Devita, Inspirator Hijaber di Kampus Subang

Mengenakan hijab, tidak saja kewajiban menutup aurat dan menjaga kehormatan kaum perempuan, namun dengan jilbab, menjadikan Aliza Devita sebagai inspirator bagi kawan-kawannya di kampus tempat ia menimba ilmu.

Mahasiswa semester 5 Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris STKIP Subang ini mengenakan jilbab sejak SMP dulu. Saat itu, orang tuanyalah yang meminta Aliza. Pada awal berhijab, tantangan mojang kelahiran  29 November 1994 harus melawan rasa tidak nyaman karena gerah.

"Dari SMP sudah berhijab, disuruh sama mama untuk nutup aurat. Pertama sih gerah, tapi dinikmati aja. Alhamdulillah sampai sekarang tidak lepas," kata Aliza saat hunting foto di kedai deeHouse Jl. Agus Salim, Subang.

Bagi Aliza, yang saat ini sedang menggeluti dunia modeling itu, banyak manfaat dengan mengenakan hijab di luar perintah menutup aurat. "Yang jelas lebih dihargai, tidak ada yang ngsiengin, kalau soal nyaman udah pasti," katanya.

Alumni SMAN 1 Ciasem itu punya pandangan sendiri soal mengenakan hijab yang dikaitkan dengan prilaku seseorang. Bagi anak kedua dari tiga bersaudara itu menutup aurat bagi muslimah merupakan kewajiban tidak ada kaitannya dengan prilaku. "Kalau ada yang bilang pake jilbab harus akhlak baiknya, itu efeknya, itu bagian dari manfaat berhijab. Berhijabnya sendiri wajib," jelasnya.

Bagaimana dengan fenomena jilboobs yang sempat diperbincangkan, mojang yang pernah menjuarai dalam lomba busana muslimah, kontes poto dan aktif di komunitas  hijaber itu mengatakan berhijab adalah menutup aurat, termasuk lekuk tubuh. "(Jilboobs) itu seperti ga pake hijab. Pake hijab itu kan menutup aurat, termasuk lekuk tubuh," jelasnya.

Aliza memiliki pengalaman sendiri selama mengenakan hijab. Ia kerap menjadi "konsultan" hijab bagi teman-temannya di kampus. Yang menjadi kebanggaan Aliza, tidak sedikit rekannya akhirnya memutuskan untuk berhijab. "Suka ada yang nanya-nanya, dan akhirnya mereka mengenakan hijab juga, seneng banget," pungkasnya [annas nashrullah]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 1

Twitter Update

Inilah Daftar Korban Keracunan Makanan di Majalengka https://t.co/Hd04Kfui4l
Posisi Empat Kepala Dinas di Subang Akan Dilakukan Open Bidding https://t.co/kiy4DA7oA1
Jumlah Korban Keracunan Makanan di Majalengka Terus Bertambah https://t.co/4FUHmaYxeO
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page