Raska, dari Tambal Ban, Juragan sampai Anggota Dewan


Saat masa kampanye, nama Raska menghiasi layar kaca. Bahkan wajah warga Desa Sindangsari Kecamatan Cikaum, Subang itu pun muncul di acara talkhsow bergengsi di TV swasta yang digawangi Najwa Shihab. Dari hasil penelusuran, profesi sebagai tukang tambal ban yang digeluti Raska bukan cerita hari ini.

Menurut istrinya, Een Nurhasanah, suaminya itu pernah menjadi tukang tambal ban saat merintis usahanya beberapa tahun lalu. "Memang suami saya dulunya tukang tambal ban, namun seiring berjalannya waktu kami sekarang mempunyai bengkel dan usaha lainnya," kata Een Nurhasanah kepada wartawan.

Dari usahanya itu, Raska memiliki karyawan, dan Yayasan. Bahkan oleh saudaranya, untuk maju sebagai Caleg dari dapil 7, Cikaum, Purwadadi, Tambakdahan, dan Binong. Kendati demikian, sesekali Raska harus turun tangan jika karyawannya absen. "Iya, kalau karyawannya tidak ada memang bapak suka menggantikan menambal ban pelanggan bengkel kami," papar Een.

Setelah nama Raska dipastikan masuk sebagai daftar anggota DPRD pada 5 tahun ke depan, menurut kerabat Raska, Supardi, ia jarang ada di
rumahnya. Bahkan saat media mendatangi kediamannya, Raska tidak ada di tempat. Soal profesinya sebagai tambal ban, Supardi tidak sependapat. "Bukan tukang tambal bandia itu karyawannya banyak. Selain punya bengkel dia juga punya yayasan Ali bin Abu Thalib yang berada didekat rumahnya," ungkapnya.

Bagaimana dengan modal untuk maju sebagai Caleg dari PKS? Supardi tidak mengetahuinya. Namun sebagai perbandingan, modal untuk jadi
Kepala Desa, katanya, dibutuhkan dana sedikitnya Rp500 juta. "Jadi kepala desa saja bisa menghabiskan Rp500 juta. Ppalagi jadi anggota dewan. Pokoknya lebih dari segitu, diakan orang kaya pasti lebih dari segitu," tutupnya. [*]

 

foto" Caleg PKS Raska saat acara talkhsow TV Swasta

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

BIJB Kertajati Jadi Destinasi Wisata Edukasi Kedirgantaraan https://t.co/E3hB3r8CUm
Absurd! Pemkab dan DPRD Subang Diminta Kurangi Studi Banding https://t.co/fXgbJ7jvyJ
Disdukcapil Subang: Suket Sah untuk Daftar CPNS Sebagai Pengganti KTP-e https://t.co/1M2hunClwc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page