FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

PKB Melesat, Kyai Maman Ketuk Pintu Senayan



Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 menjadi berkah tersendiri bagi PKB. Dalam perhitungan cepat (quick count) menempatkan Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) ke lima besar dengan perolehan suara 9.03 persen (versi LSI) atau 9,13 persen (versi Kompas). Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Ikrar Nusa Bhakti menilai, keberhasilan PKB tak lepas dari peran Ketua Umumnya, Muhaimin Iskandar. Menurutnya, Muhaimin cukup pintar memainkan strategi politiknya.

Pencapresan Rhoma Irama, Mahfud MD dan Jusuf Kalla, dukungan Ketua PBNU KH. Said Aqil Siradj, penyikapan konflik yang lebih dewasa dan bijak serta kreativitas lain yang dilakukan Muhaimin berhasil menggairahkan PKB di semua daerah.

PKB, Kyai Maman dan Tokoh Muda Potensial

Muhaimin dengan jeli menempatkan beberapa caleg Muda Potensial untuk meraih suara Pemula, kaum marginal dan kelompok minoritas. Beberapa di antaranya masuk daptar Caleg  Bersih 2014 yang diinisiasi oleh lembaga-lembaga masyarakat seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Transparency Internasional Indonesia (TII), dan Konsorsium Pembaharuan Agraria (KPA).

 

Di Caleg Bersih 2014, setiap nama yang masuk – sudah disaring lebih dari 6.600 orang hingga saat ini – telah melalui proses verifikasi dari berbagai lembaga tersebut terlebih dahulu, dan tidak memiliki jejak rekam buruk seperti pernah tersangkut korupsi dan konflik dan tindak kriminal lainnya. Kedua, nama-nama ini juga memiliki  rekam jejak kerja yang baik sebelum menjadi caleg.

Sebagai contoh, 2 kader PKB yang masuk caleg Bersih 2014, Pertama Anwar Sadat dari Sumatera Selatan telah memiliki pengalaman memperjuangkan hak para petani. Kedua, KH. Maman Imanulhaq (Caleg no 1 Jabar 9), seorang ulama dan pemimpin Pesantren Al-Mizan Ciborelang, Jawa Barat. Ia dikenal berpikiran terbuka dan kerap menyebarkan ajaran Islam melalui tari dan musik kekinian.

Menurut Koordinator KontraS, Haris Azhar, Maman mendapat cap bersih karena dianggap sebagai tokoh agama yang mampu menyebarkan pluralisme di tengah kekerasan dan diskriminasi agama yang mengungkung Indonesia. Ia aktif menanamkan nilai-nilai pluralisme kepada santrinya, merangkul anak jalanan dan pecandu miras/narkotik, membela kelompok agama minoritas. Maman juga caleg yang direkomendasikan Masyarakat Indonesia Pendukung Pemberantasan Korupsi (MIPPK), Caleg Pilihan Majalah TEMPO serta forum diksusi KASKUS yang diinisiasi oleh LitsusCaleg2014.

Untuk Jawa Barat, PKB diprediksi akan mampu menempatkan 5 Kadernya di Senayan.

Selain Jabar 8 (Cirebon, Indramayu), Jabar 11 (Garut, Tasik), Jabar 7 (Karawang, Bekasi dan Purwakarta), dan Jabar 2 (Bandung), Dapil 9 yang terdiri dari Sumedang, Majalengka dan Subang diperidiksi menyumbangkan satu kursi melalui KH. Maman Imanulhaq. Direktur Riset Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengatakan bahwa data survei Charta menempatkan Maman Imanulhaq Caleg yang akan mulus masuk Senayan. . “Dan data yang masuk kepada kami, Kang Maman mendapat suara signifikan dan merata”. Yunarto menambahkan bahwa ada hampir seratus Desa yang perolehan KH Maman di atas 400 suara. Diantaranya, Desa Ciborelang Jatiwangi Majalengka 734 Suara, Desa Panjalin Kidul 507 Suara, dan Compreng Subang 412”.

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 1

Twitter Update

Jarak Kelahiran Terlalu Dekat Punya Dampak Buruk Bagi Anak https://t.co/NVqCdl9kKK
Ekslusive! TPA Panembong Subang Terbakar Hebat https://t.co/duS8OF2zZ8 https://t.co/BLSi65mbWP
UU SDA Disahkan, PKS: Kedaulatan Rakyat Atas Air https://t.co/FOsioBB9Bw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page