FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Warga Subang Temukan Suplemen Pelipat Ganda Hasil Panen


Suherlan adalah pemuda asal Cibogo, Subang kelahiran 10 februari 1974. Jebolan Elektro UMJ itu kesehariannya selain sbg staff ahli anggota DPR RI juga aktif di kepengurusan DPP PAN. Kendati sudah melanglang-buana, Suherlan tetaplah pemuda desa. Setiap kali pulang ke kampung halamannya, ia selalu terpikir untuk memberi kontribusi bagi tanah kelahirannya.

"Sebagai kelahiran Subang, saya selalu berfikir untuk bisa kontribusi ke Subang. Saya saya melihat Subang basisnya adalah pertanian. Dari situ muncul ide untuk bagaimana mampu menggennjot produksi padi," kata Suherlan kepada TINTAHIJAU.com,

Ide untuk membuat terobosan itu, kemudian menjadi embrio suplemen tanaman "Suherlan PAN". Dengan mengkomunikasikan bersama sejawatnya, akhirnya diputuskan dan ditemukan suplemen tanaman yang mampu menggenjot produktivitas padi dengan modal minim. "Jika asumsi Rp1 juta untuk satu hektare, maka dengan suplemen tanaman ini hanya butuh Rp150 ribu. Di satu sisi hasilnya akan berlipat, selain hasil panennya bagus, dari  tunas padi itu dalam 28 hari petani akan kembali panen dengan produksi yang sama," paparnya.

Suherlan memaparkan kelebihan dari suplemen tanaman temuannya dibandingkan dengan pupuk lainnya itu diantaranya menghemat penggunaan
pupuk 85% lebih, meningkatkan hasil panen dan ramah lingkungan karena mengurangi penggunaan pupuk kimia "Ini sudah diujikan di Majalengka dan Subang, hasilnya cukup memuaskan. Di Majalengka sudah ada hasil panen. Sementara di Subang, insya Allah hari selasa besok 25 maret 2014  akan dilakukan panen di desa sumur barang kec cibogo. Informasinya Menristek akan hadir," paparnya.

Keuntungan penggunaan suplemen "Suherlan PAN" itu tidak saja berasal dari produknya, tetapi akan berdampak pada kemandirian petani. Maklum saja, suplemen itu ke depannya tidak dipasarkan melainkan diberikan secara gratis kepada paguyuban petani. "Orientasinya bukan bisnis, tapi pada penguatan basis ekonomi kerakyatan kaum petani. Mereka harus disejahterakan, dengan produksi padi yang berlimpah. Jika ini terwujud, maka kita tidak akan lagi mengimpor beras," tegasnya

Sementara ini, kata Suherlan, suplemen tanamannya itu belum dijual secara bebas. Bahkan ke depanpun, suplemen "Suherlan" akan dijual melalui paguyububan petani. "Ke depan kita akan bentuk paguyuban petani. Di sanalah mereka akan mendapatkan suplemen ini secara cuma-cuma," jelas Suherlan yang saat ini mencalonkan sebagai anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional no urut 3 di dapil Subang, Majalengka dan Sumedang.

Sementara itu Abah Oyod, petani asal Majalengka mengatakan setelah dirinya menggunakan Suplemen Tanaman "Suherlan" banyak keuntungan yang
ia dapat. Tidak saja soal hemat biaya, namun produktifitas panen mengalami peningkatan signifikan. "Sekarang hemat anggaran. Ditambah lagi dalam setiap panen kualitas dan jumlahnya bertambah, itu belum dihasilkan dari panen 28 hari hari setelahnya. Suplemen "Suherlan" ini sangat membantu dan bisa membuat petani sejahtera," kata Oyod. [annas nashrullah l @anans_nsh]

 

foto: SUherlan sedang panen padi perdana yang menggunakan suplemen tamanan "Suherlan PAN" di daerah Majalengka


Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


Twitter Update

Terbangkan Pesawat Tanpa Awak, Wabup Subang Terima Brevet dari FASI https://t.co/92WbjsY016
Lanud Suryadarma Kalijati jadi Tuan Rumah Kejurnas Terbang Layang https://t.co/t5K9OckO3U
Menengok Aktivitas Polisi asal Papua di Jatiwangi Majalengka https://t.co/KXTPFPhZHt
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page