Menjadi Kartini, Dengan Jadi Tukang Tambal Ban



Ia tampak teliti, detail dan cekatan menambal ban motor warga. Sesekali, ia tampak mengelap keringatnya yang mengucur dari dahinya. Di bagian lain, dengan alat seadanya ia mengipas-ipaskan alat seadanya untuk mengundang angin.

Wanita itu bernama Lilis. Sejak tahun 1986 Lilis bersama suaminya Warihin membuka usaha jasa tambal ban di Jalan Palabuan depan Kelurahan Cigadung, Subang. Saat kebanyakan warga berangkat kantor, Lilis membuka bengkelnya. Namun saat mereka pulang kantor, Lilis membiarkan masih buka.

Maklum saja, tempat kerjanya dengan luas sekitar 4x4 meter itu, itu jauh dari  tempat tinggal. Namun ibu dari 3 anak itu tidak merasa gengsi dan malu dengan profesinya. Di benaknya, mencari rizki halal dan untuk biaya hidup keluarganya adalah tindakan mulia. "Penghasilan setiap hari ga nentu, kalau lagi rame bisa Rpd0 ribu, alhamdulillah mungkin sudah rizkinya," kata Lilis kepada TINTAHIJAU.com.

Lilis memang patut berbangga dengan usaha yang dibidanginya. Maklum saja dari usahanya itu, ia bisa membiayai pendidikan ketiga anaknya hingga menyandang sarjana. 1 orang sudah sarjana, anak kedua di SLTA dan anak terakhir masih duduk di kelas 4 SD.

Menjadi seorang tambal ban, sepertinya sudha menjadi pilihan Lilis. Sebelumnya, ia sempat membuka warung di rumahnya. Namun untuk fokus pada satu kegiatan, ia tinggalkan dagang dan menjadi tukang tmabal ban.

"Tidak malu, karena kebutuhan. Dan yang penting halal dan bisa membiaya anak-anak," lirihnya.

Sementara suaminya, Warihin, meskipun berada pada bengkel yang sama, namun ia punya kesibukan lain, yang tidak mampu ditangani oleh istrinya. Pasangan suami-istri ini tampak menikmati usaha dan menjalani perannya masing-masing. [annas nashrullah]


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Investor dari Singapura Lirik Potensi Wisata di Sumedang https://t.co/4Z2RRL1MXo
Akhiri KNM di Desa Sukasari, Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Seminar Digitalpreneur https://t.co/8NPcuCDVmB
Diduga Korupsi Dana Desa, Kejari Indramayu Tahan Kepala Desa https://t.co/kHczaqBY1R
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page