Bertemu Yatim Subang, Anggota DPR RI Menangis



Kehadiran Linda di panti asuhan yatim itu diterima Pengelola Ustadz Karja. Linda yang mengenakan seragam hitam itu mendengar khusyuk pemaparan Karja seputar keadaan panti asuhan dan aktivitas anak yatim.

Semula Linda tampak tenang mendengar aktivitas anak-anak yatim. Namun wajahnya berubah saat mendengar soal keuangan panti asuhan. "Perbulan kebutuhan sekitar Rp6,5 juta itu batas minimal, tapi kita hanya mampu Rp3 juta," papar Kasja, Selasa (12/3/2013).

Kasja menjelaskan, pada beberapa pekan kemarin sebuah komunitas menggelar santunan dan buka puasa bersama anak yatim. Sekitar 55 anak yatim, saat adzan maghrib berkumandang langsung melahap nasi bungkus.

"Mereka jarang menikmati makan seperti ini (nasi paket Sabana)," imbuhnya.

Minimnya anggaran itu, salah satunya karena panti asuhan yang dikelolanya tidak mendapat bantuan untuk kebutuhan anak-anak yatim dari pemerintah, baik pemerintah setempat, provinsi maupun pusat.

Linda, berjanji akan mengupayakan untuk membantu kebutuhan rutin anak yatim tersebut. "Insya Allah kita upayakan yang sifatnya rutin setiap bulan. Saya minta mereka mengajukan aspirasi," kata Linda. [annas nashrullah]


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Investor dari Singapura Lirik Potensi Wisata di Sumedang https://t.co/4Z2RRL1MXo
Akhiri KNM di Desa Sukasari, Mahasiswa Universitas Majalengka Gelar Seminar Digitalpreneur https://t.co/8NPcuCDVmB
Diduga Korupsi Dana Desa, Kejari Indramayu Tahan Kepala Desa https://t.co/kHczaqBY1R
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page