Pemerintahan

PAMANUKAN, TINTAHIJAU.com- Menjadi Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) merupakan pengabdian tanpa batas bagi warga korban bencana.

Meskipun harus siap bekerja tak mengenal waktu dan tempat, berada di barisan Tagana merupakan kebanggan tersendiri. Bukan hanya untuk laki-laki, namun tidak sedikit kaum perempuan.

SOSOK LAINNYA:

Gita E Puspita, Perawat Cantik yang jadi Relawan Tagana Subang

Gebrakan Kades Cantik untuk Membangun Desa Pringkasap Subang

Diana Anggraeni, Security Cantik yang Bikin Baper Netizen

Iyang Cucu Silvia (24) misalnya, gadis lulusan STIE Ekuitas Bandung itu memilih bergabung dengan Tagana Subang Selatan sejak 2016 atau tidak lama setelah lulus kuliah

Berbekal pengalaman di Komunitas Pecinta Alam 'Warna Alam', Iyang terjun langsung ke lokasi bencana. "Untuk pengabdian biar bermanfaat bagi masyarakat, 'Khoirnas anfahum linnas," kata Cucu di Lokasi Banjir Pamanukan

Sejak banjir menerjang Pamanukan beberapa hari lalu, Iyang sudah stay di Pos Banjir Pamanukan. Dia membantu korban banjir, dari mulai evakuasi, menyiapkan lokasi evakuasi, sampai pendataan dan penanganan korban.

VIDEO PILIHAN:
Hanny Hermawati, Netizen Cantik di Banjir di Pamanukan Subang
Polwan Cantik Lakukan Trauma Healing untuk Anak-anak Korban Banjir

"Kebanggan tertinggi dalam hidup saya adalah bisa membantu. Capek udah pasti. Tapi semangat bisa membantu saudara-saudara yang terkena musibah, ini jadi energi saya," kata Iyang

Kiprah Iyang, diakui Ketua Tagana Subang, Jajang Abdul Muhaimin. Jajang mengatakan, Iyang salah satu relawan Tagana yang selalu sigap, termasuk penyiapan logistik bagi korban banjir

"Iyang salah satu relawan muda yang selalu sigap dalam membantu para Korban setiap ada bencana, baik Banjir atau pun yang lainnya. Saya sangat mengapresiasi dia masih muda, cantik dan siap mengabdikan dirinya untuk orang banyak," pungkas Jajang.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAUcom