Pesona Sherly Annavita, Sang Millenial Influencer Cantik dari Aceh

Pesona Sherly Annavita, Sang Millenial Influencer Cantik dari Aceh

Nama Sherly Annavita mendadak jadi tenar, bahkan menjadi topik perbincangan hangat netizen. Ini setelah Sherly mengkritik rencana Presiden Jokowi memindahkan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan di ILC TVOne belum lama ini.

Sharly Annavita yang mewakili kaum milenial mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait alasan pemindahan Ibu Kota dikarenakan banjir, macet dan polusi dan pemerataan tanah.

Usiannya yang masih muda, tidak membuat Sherly Annavita canggung menyampaikan pendaatnya bersama sejumlah nama tokoh, seperti Rocky Gerung, Fahri Hamzah, Fadli Zon, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, hingga budayawan Ridwan Said dan Prof Salim Said.

Dia percaya diri, menyampaikan pendapatnya di acara asuhan Karni Ilyas yang disiarkan langsung tersebut. "Alasan ini seperti menohok kapasitas Pak Jokowi sendiri dalam pemerintahan. Karena salah satu program besar Pak Jokowi adalah penanganan semua keruwetan Jakarta. Jadi menjadikan alasan pindahnya Ibu Kota karena alasan tadi, maka seolah beliau sedang mengonfirmasi kegagalan janji kampanye saat Pilgub dan Pilpres," kata Sherly Annavita.

Lantas siapakah Sherly Annavita?

Dihimpun dari berbagai sumber, Gadis manis berkerudung kuning, tampil dengan cerdas dan menohok jantung Pemirsa. Gadis Manis Asal Aceh berusia 27 tahun ini memang terlahir dengan kapasitas IQ yang lebih, dia pernah bercerita tentang perjalanan hidupnya dari kecil hingga kini.

Terlahir dari keluarga yang katanya biasa saja, pernah ikut acara Dai cilik, dan memenangkannya, setelah lulus SMU, dia bercita2 untuk Kuliah di Tanah Jawa dengan alasan ingin memperluas pengetahuan dan wawasannya di seluruh Indonesia, akan tetapi, orang tuanya keberatan karena biaya untuk kuliah di Jawa itu tidak murah, boleh kuliah di Jawa dengan satu syarat harus tanpa biaya.

Secara umum, profil Sherly Annavita bisa disebut sebagai millenial influencer, Awardee Australian Award Scholarship serta Best Delegate Asia World Model United Nation 2018. Sherly pernah mengikuti AWMUN 2018 di Korea Selatan atau simulasi sidang umum PBB dan meraih predikat Best Delegate.

Sherly awalnya mengambil kuliah Sastra Jepang UGM, tak sampai 1 tahun ia mendapat beasiswa dari Universitas Paramadina jurusan Hubungan Internasional, membuatnya berpindah kuliah.

Kemampuan bahasa Jepangnya, membuat ia pernah meraih juara 3 pidato bahasa Jepang se Provinsi Aceh. Soal pidato, Sherly emang piawai, ia juga pernah meraih juara 3 untuk pidato Bahasa Inggris dan juara 1 untuk Pidato Bahasa Indonesia. Sherly selanjutnya melanjutkan pendidikannya di Master of social impact, Swinburne, Australia.

Ibunya berasal dari Payakumbuh Sumatera Barat, walau ia lahir dan besar di Lhokseumawe Aceh. Sherly Annavita Rahmi pernah mengikuti Pildacil saat usianya 14 tahun di tahun 2012. Ia juga pernah mengikuti Dai Muda Pilihan yang diadakan oleh AnTV. Rhenald Kasali yang menjadi salah satu juri kegiatan tersebut menyebut jika dirinya mengingat Cut Nyak Dien memuji penampilan Sherly saat itu.

Di tahun 2013, Sherly menjadi juara kedua I Am Presiden yang diadakan oleh Berita Satu TV. Reality show tersebut, mengajak generasi muda untuk menuangkan gagasan mereka jika mereka terpilih sebagai Presiden di tahun 2030.

Di dunia hiburan ia pernah membintangi film Dairy Keluarga Ummy dan mendapat peran utama sebagai Annisa. Bakat actingnya pun bukan asal asalan karena ia pernah mengikuti sekolah acting. Kepiawaiannya menari Saman, membuatnya pernah meraih best performer, di Indonesia Culture Day 2010 di Filipina.

Sherly selalu punya banyak rencana dan program dibenaknya, terbaru ia juga mendirikan S.E. A atau Sherly Enlightment Academy di Makassar yang merupakan sekolah public relation untuk anak muda.

Biodata
Nama : Sherly Annavita Rahmi
Lahir : Aceh, 12 September 1992
Orang Tua: Annafinas (Ayah) - Yanti Elnida (Ibu)

Pendidikan:
Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional Universitas Paramadina, Jakarta (Semester Empat)

Prestasi:
Juara pertama Syarhil Quran MTQ tingkat Kota Lhokseumawe, Aceh Utara (2008)
Juara ketiga pidato Bahasa Jepang tingkat Provinsi di NAD (2008)
Juara pertama Syarhil Quran MTQ Aceh Utara (2010)
Juara kedua karya tulis “Menjadi Perempuan Muslim Berkarya” di Kendari, Sulawesi Tenggara (2009)
Duta Indonesia ‘International Youth Forum’ di Laguna, Filipina 2012
Best Performance pada acara International Culture Day di Filipina
Finalis ‘Dai Muda Antv (2012)’



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Benarkah Jenis Kelamin Bayi Pengaruhi Kesehatan Ibu dan Anak? https://t.co/8nMFsoYksj
Hindari Ucapkan Kata-kata Ini Saat Kencan Pertama https://t.co/CMCXfVAXSk
Dalam 10 Hari ini, Sudah 29 Orang Daftar Open Bidding Pejabat Subang. Siapa saja mereka? https://t.co/5ld33CZP8N
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page