Dini Fitriyah, Alumni Univ Majalengka yang Suskes Lewat Brand Mouza

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Trend Busana Muslimah Kini telah membanjiri fashion tanah air. Siapa sangka satu dari sekian Desainer Busana Muslimah dengan brand ternama di Indonesia adalah alumni Universitas Majalengka.

Kelahiran Babakan Jawa Kelurahan Majalengka, Dini Fitriyah, namanya kini mulai diperbincangan kalangan perancang mode muslim dengan brand MOUZA, selain sebagai desainer ia juga sekaligus merupakan komisaris dari beberapa perusahaan termasuk MOUZA di dalamnya.

Memiliki 7000 agen MOUZA di dalam dan luar negeri, Dini telah mengikut pameran sedikitnya di 11 negara dan teranyar mengikuti Bekasi Fashion Week April 2019 lalu.

"Saya bangga menjadi alumni Universitas Majalengka, karena sejak tingkat satu di Fakultas Ekonomi saya sudah belajar bisnis bersama kakak di bidang desain grafis," ucap Dini pada TINTAHIJAU.com dalam jumpa Persnya beberapa waktu lalu.

Ia juga menceritakan awal ketertarikannya dalam bisnis pakaian Muslimah berbasis pemasaran online tahun 2016 karena hobi desain grafis selain merasa fashion Muslimah saat ini mulai merata di masyarakat.

"2016, saya mulai melemparkan produk MOUZA pertama dengan agen yang masih terbatas. Namun hingga tahun 2019 ini agen MOUZA sudah ribuan menyebar di tanah air bahkan di luar negeri seperti Hongkong, Taiwan dan negara Asean lainnya," kata Dini.

BERITA TERKAIT:
Pesilat Univ Majalengka Cetak Prestasi di Kejurnas 2018
Mahasiswa Universitas Majalengka Sabet Juara 2 Kompetisi Internet of Things Makasar
Puluhan Alumni Universitas Majalengka Terima SK CPNS, Ini Daftarnya
Universitas Majalengka Raih Terakreditasi B dari BAN-PT

Sejak awal menurutnya brand MOUZA memang dibuat untuk kalangan menengah ke atas namun bisa dipakai kaum perempuan dalam berbagai aktifitas sehingga sangat cocok untuk perempuan yang aktif," terangnya.

Guna memenuhi skill dan keilmuannya, kini Dini meneruskan studinya dengan mengambil jurusan desainer disamping memimpin 60 karyawan dan membina 7000 agen yang turut membesarkan 3 perusahaannya yaitu PT. MOUZA, Dinifi serta Andy&Nayla.

"Guna memenuhi tuntutan konsumen setiap sebulan sekali MOUZA ganti trend, dari situ saya survei langsung ke lapangan untuk melihat apa saja yang sekarang sedang trend di masyarakat," tandasnya.

Sementara itu Rektor Universitas  Majalengka Prof. H. Sutarman mengatakan setiap orang masuk ke perguruan tinggi memiliki capaian masa depan. Capaian masa depan bisa ditempuh oleh beberapa hal.

"Ada yang ingin mengabdi di birokrasi cenderung ke ASN kita salurkan, cenderung ke pendidikan kita salurkan, ada yang ingin jadi praktisi kita salurkan sesuai kemampuan baik praktisi pertanian, peternakan, praktisi IT, wiraswatawan sebagai job creator kita salurkan  dan kita motivasi," paparnya.

Ia menyebutkan salah seorang alumni Unma yang sudah berhasil adalah Dini Fitriyah. "Kami bangga sebagai bagain dari Universitas Majalengka yang ternyata sudah menghasilkan alumni yang memiliki kompetensi sebagai fashion desainer, bahkan bukan hanya itu tapi juga diikui bisnis-bisnis yang lainnya,"tegas Rektor.

Rektor menambahkan, kedepan Unma akan memberdayakan Dini Fitriyah sebagai motivator mahasiswa Unma dan akan dilibatkan dalam event-event Unma.

"Kita akan undang Dini, baik untuk pembekalan mahasiswa baru atau pada acara kemahasiswaan lainnya. Agar para mahasiswa memiliki pemahaman bahwa daripada jadi Job seeker lebih baik jadi Job creator, sehingga akan muncul Dini-Dini lainnya," pungkas Rektor.


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Pemkab Majalengka Rogoh Rp3 Miliar untuk Pilkades di 142 Desa https://t.co/69W1IZbIpE
Pengurus Kwaran Majalengka Ikuti Kursus Mahir Dasar Kepramukaan https://t.co/RSJKRGTSIj
Bangun Sinergi, Ketua PD PUI Majalengka gelar Silaturahim dengan PCNU https://t.co/T4SiKAS9sW
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page