Follow us:

Sang Juara Karate Tingkat Dunia Itu Buka Usaha Kue Kering

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Lala Diah Pitaloka (14) peraih Medali Emas karate kategori kata U-14 tingkat dunia di Belgia pada bulan November 2018 lalu namanya semakin mengharumkan Majalengka di kancah internasional.

Atas prestasi hebatnya, siswi SMPN 1 Palasah dan keluarganya yang kini menempati rumah di Blok Langgoko RT 05 RW 07 Desa Waringin Kec. Palasah, sedang merintis wirausaha Kue dengan modal bonus yang diterima Lala dari Pemkab Majalengka.

BACA: Lala, Pelajar SMP Palasah Majalengka Cetak Prestasi di Belgia

"Alhamdulillah, bonus yang diberikan Pemkab Majalengka kepada Lala sebagian kami gunakan untuk berwirausaha membuat kue kering, sebagian lagi dipakai untuk merintis pembangunan Dojo," kata Idi Saidiman ayah sekaligus pelatih Lala yang juga merupakan Ketua Inkai Kabupaten Majalengka, Senin (28/1/2019)

Usaha yang dirintis sekitar 1 bulan lalu itu kata Idi, menggunakan nama putrinya itu sebagai brand produk, yakni LALA DP.  Kue kering berupa Noga dan Kue Kacang tersebut setiap hari dikelola keluarga Lala di dapur rumahnya yang sederhana.

"Selain Noga, kami juga membuat kue kacang yang rencanya ingin membuat dengan berbagai variaan rasa seperti Durian, Nanas, Strowberry, dengan karyawan masih memanfaatkan keluarga untuk sementara," imbuhnya.

Idi juga mengatajan, ada alasan lain yang lebih  mendasar dengan sengaja membuka wirausaha di rumah. Ia mengaku dengan membuat usaha di rumah kini mendampingi putrinya dalam berlatih tak lagi kesulitan.

"Saya sekarang bisa memantau langsung setiap hari. perkembangan berlatih termasuk dalam menjaga berat ideal tubuhnya, jika tidak terpantau berat badannya bisa melonjak dan itu tidak bagus," ucapnya.

Dengan membuka home indusri kue kering LALA DP, Idi juga sudah bersiap menempuh perijinan usaha dan lainnya agar usaha yang sedang dirintisnya berkembang. "Saat ini kami baru memproduksi 150 pack kue Noga isi 30/pack dan Kue Kacang 100 pack isi  30/pack," paparnya.

Ia berharap dengan usaha baru yang digeluti keluarganya, akan semakin meningkatkan prestasi Lala dan juga anak-anak lainnya yang kini banyak bergabung untuk berlatih Karate Inkai di lingkungannya.

"Baik saya maupun Lala, sangat menginginkan dan bercita-cita memiliki Dojo untuk berlatih. Dengan tempat yang layak tentu bisa menampung banyak atlit, yang kelak bisa mencetak prestasi Karate bagi generasi berikutnya," pungkas Idi.

Seperti diketahui sebelumnya, tahun 2015 Lala  meraih medali emas  di Jerman mengalahkan karateka dari negara-negara lain yang ikut bertanding di olimpiade siswa.

Lala bertanding di kategori kata perorangan putri kelas saka. Dia mendapat medali emas bersama dengan karateka lain Finallirin asal Sulawesi Selatan yang ikut bertanding di kategori kumite -50 kg putri, dan Amaria asal Kalimantan Timur yang berlaga di kategori kumite +50 kg putri. Dan Lala kembali meraih medali emas di tingkat dunia untuk kedua kalinya di Belgia tahun 2018.

Sebelum bertanding di Belgia, Lala juga mengikuti kejuaraan tingkat Nasional memperebutkan piala Menpora, dan berhasil menyabet dua piala emas melalui dua kategori.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIAJUcom
Twitter: TINTAHIAJUcom
Youtube: TINTAHIAJU Channel


Twitter Update

Diduga Korupsi Dana Desa, Dua Mantan Kades di Majalengka Berurusan dengan Hukum https://t.co/4Zs4Y3svIU
Jelang Pemilu, Kasau Tegaskan Harga Mati TNI Wajib Netral https://t.co/9Femj7fBf4
Jangan Ditiru! Ini Pengalaman Buruk Kebiasan Pake Ojol https://t.co/2VkGm1qzLW
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page