FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kembali Pimpin Desa Rawalele, Uju Juanda Siapkan Program Kemandirian Warga

Satu dari 165 Desa di Subang yang menggelar Pilkades serenak pada 5 Desember lalu adalah Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan.

Pilkades Rawalele diikuti tiga pasang. Satu diantaranya adalah Calon Patahana, Uju Juanda. Ditengah banyaknya Calon Kades Patahana gagal, Uju Juhana termasuk Calon Patahana yang sukses dan kembali memimpin.

Pada Pilkades 5 Desember lalu, perolehan suara Uju sebantak 1267 suara, meninggalkan jauh perolehan suara dua Calon Kepala Desa lainnya.

Untuk periode depan, bagi Uju adalah untuk ketiga kalinya. Dua periode sebelumnya, Uju banyak menoreh prestasi dalam penggunaan Dana Desa. Sekitar Rp1.8 miliar dana desa yang sudah masuk ke Desa rawalele.

Uju menghabiskan dana desa itu untuk perbaikan jalan Desa yang ada di wilayahnya. Dari total panjang jalan Desa sekitar 18 km tersebut, ada 5 km yang rusak dengan klasifikasi berbeda. Dari kerusakan jalan itu, hingga saat ini tinggal menyisakan sekitar 15% lagi.

"Alhamdulillah, Dana Desa ini sangat membantu sekali untuk membangun Desa. Sekarang jalan yang rusak tinggal 15% lagi. Insya Allah kita tuntaskan setelah Pilkades ini," kata Uju

Bukan saja jalan, di bawah kepemimpinan Uju, dua taman dibangun untuk mempercantik Desa Rawalele. Tidak terkecuali pembangunan lapangan bola volley.

Tahun 2019 nanti, Uju akan mengalihkan peruntukan penggunaan dana desa untuk kemandirian masyarakat guna mneingkatan ekonomi masyarakat. "Kita tuntakan jalan dulu, kalau ini sudah beres, kita masuk pada wilayah peningkatan ekonomi dengan penguatan UMKM dan BUMDes," katanya

Banyak hal yang bisa dilakukan dalam mencetak kemandirian masyarakat. Misalnya, dengan menggelar pelatihan kemandirian bagi warga yang belum memiliki pekerjaan, pelatihan UMKM dan membuka lahan ekonomi baru seperti peternakan.

"Kita akan ajak dan libatkan semua unsur untuk bicara. Apa yang harus kita lakukan. Dari sini, kita akan mapping, apa yang bisa dan harus dilakukan. Termasuk pada kesiapan SDM sampai pada memproduksi dan pemasarannya," paparnya

Uju, berkomitmen pada pemerintahannya untuk periode depan, akan memperkuat transparansi dengan menyampaikan anggaran dan program Desa ke publik, baik melalui website, socmed atau pemasangan baligo.

Bagi Uju, menjabat sebagai Kepala Desa adalah bagian dari alat untuk mengabdi dan membangun Desa kelahirannya. Dengan kewenangan yang melekat sebagai Kades, Uju memiliki keluasan dalam membangun desa.

"Kita sama-sama membangun desa, sehingga kita libatkan masyarakat dalam menyusun program. Karena sejatinya kita hanya pelayan bagi warga. Mudah-mudahan saja, pengabdian dan dedikasi ini menjadi nilai ibadah, di mata Allah," pungkasnya

 

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1

Twitter Update

Antrean Membeludak, Subang Jadi Fokus Pantauan Ombudsman Soal PPDB SMA https://t.co/ZJ2gFYc3Bu
Polemik Keberangkatan Haji dan 'Mati Suri' Bandara Kertajati Majalengka https://t.co/jovd5w8ugC
Hari Jadi ke-529 Majalengka, Dari Membangun Daerah Menuju Daerah Membangun https://t.co/IUqxx9CbtC
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page