FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sindy WF, Bangkit dari Bullying Selama 12 tahun dengan Menulis Buku

Di tengah kesibukannya sebagai pegawai honorer di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Purwakarta, Sindy Widia Lasifa (21) masih produktif untuk berkarya di bidang yang berbeda. Sindy, penulis buku muda yang sempat menjadi korban bullying rekannya.

Jalan hidup Sindy tak semulus harapannya. Sejak dari SD hingga SLTA, Sindy menjadi korban bulying teman-temannya. Cacian dan hinaan, seperti anak bodoh, idiot, najis dan lainnya kerap diterima Sindy. Tidak itu saja, Sindy pun kerap mendapat perlakukan kekerasan fisik dari rekannya itu, dari kepala ditendang, sampai makanannya dimasukan kecoa.

"Aku orangnya pendiam, jadi tidak melawan dan balas dendam. Paling aku menulis aja, semua diungkapkan lewat tulisan," kata Sindy melalui sambungan telpon kepada TINTAHIJAU.com

Sebagai anak baru gede yang labil, mendapat bulying dari rekannya itu tentu saja membuat Sindy sakit dan marah. Namun itu tidak dimanfaatkan Sindy untuk balas dendam atau membenci. Sebaliknya, umpatan itu menjadi titik awal dan motivasi hidupnya untuk terus menulis. "Saya lampiaskan dengan yang positif saja, dengan menulis," imbuhnya

Karya tulisnya sejak SD itu kini menjadi prestasi dalam hidupnya. Dua buku yang berisi karya sastra; Puisi dan Cerita itu kini sudah beredar di masyarakat dan menjadi bacaan inspiratif bagi pembacanya. Buku Rangkuman Kata Cinta dan Kisah Nyata di Balik Hidupku, menjadi pegangan wajib bagi remaja yang down. "Isinya tentang pengalaman aku dari sekolah sampai bisa bangkit lagi. Ada satu lagi yang masih proses cetak" jelasnya

Karyanya, bukan saja dibukukan. Sejumlah lomba dia ikuti, baik di Jabar maupun di Jakarta, seperti lomba WS Rendra. "Alhamdulillah. Tapi dari sini aku banyak kenal dengan tokoh-tokoh penulis lainnya, seperi Asma Nadia, Kak Seto dan lainnya. Insya Allah waktu dekat ini mau ketemu juga dengan Meri Riana," jelasnya

Sindy Widia lasifa adalah anak kedua dari Pasangan Nani Mardiani-Bambang Supriyanto (Alm). Bersama sang Bunda, Sindy tinggal di Perum Dian Anyar Purwakarta. Seperti lainnya, Sindy memiliki mimpi indah di hidupnya. "Saya mau menjadi salah satu satrawati di Indonesia," pungkasnya
 

Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
Instagram: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU
 


TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 1

Twitter Update

Jarak Kelahiran Terlalu Dekat Punya Dampak Buruk Bagi Anak https://t.co/NVqCdl9kKK
Ekslusive! TPA Panembong Subang Terbakar Hebat https://t.co/duS8OF2zZ8 https://t.co/BLSi65mbWP
UU SDA Disahkan, PKS: Kedaulatan Rakyat Atas Air https://t.co/FOsioBB9Bw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page