Mengenal Sundar Pichai, Sang CEO Google



Kota Chennai (dulu bernama Madras) di India, patut berbangga dengan putra daerahnya, Sundar Pichai. Sebab, Pichai kini adalah orang nomor satu di Google.

Tak hanya menjadi CEO Google, Pichai juga menjabat posisi CEO di perusahaan induknya, Alphabet. Sejumlah produk Google yang dirilis ke pasaran saat ini, ada andil Pichai dalam perancangannya.

Chrome, Gmail, Google Maps, Google Drive, dan sistem operasi Android adalah deretan produk yang pernah ditanganinya.

BACA JUGA:
Mengenal Zhang Yiming, Sosok yang Berada di Balik Aplikasi TikTok
Ternyata Seperti Ini Sifat Asli Najwa Shihab Dibalik Layar
Mengenal Karisma Aura, Finalis Miss Grand Indonesia dari Majalengka
Mengenal Sosok Yuna Zarai, Adik Ipar BCL yang Ramaikan Kacah Musik Internasional


Bergabung dengan Google pada 2004, Pichai meniti kariernya dari bawah. Lalu 11 tahun berselang ia diangkat jadi CEO, dan pada 2019 juga memimpin Alphabet.

1. Masa kecil

Pichai lahir pada 12 Juli 1972 dengan nama asli Pichai Sundararajan. Ia tumbuh besar di Madras, dan saat kecil tidur dengan saudara laki-lakinya di ruang tamu rumah yang sempit.

Namun ayahnya yang bekerja sebagai teknisi listrik di perusahaan multinasional GEC, melihat ada bakat besar dalam diri Pichai.

Di usia dini Pichai menunjukkan minat pada teknologi dan memiliki ingatan yang luar biasa, terutama dalam mengingat nomor telepon.

Dilansir dari Encyclopaedia Britannica, setelah Pichai mendapat gelar dalam bidang metalurgi dan medali perak di Institut Teknologi India Kharagpur, ia dianugerahi beasiswa untuk belajar di Universitas Stanford, Amerika Serikat.

Setelahnya Pichai menetap di AS untuk bekerja sebentar sebagai pemasok bahan semikonduktor.

Pada 2002, suami Anjali Pichai ini mendapat gelar MBA dari Wharton School of University, Pennsylvania.

2. Orang di balik produk-produk Google

Pichai bergabung ke Google pada 2004 sebagai kepala manajemen dan pengembangan produk.

Dia awalnya bekerja di Google Toolbar, fitur di browser Microsoft Internet Explorer dan Mozilla Firefox yang membuat pengguna bisa mengakses mesin pencari Google.

Beberapa tahun berikutnya Pichai terlibat langsung dalam pengembangan browser Google sendiri, yang dikenal dengan nama Chrome. Produk ini rilis ke publik pada 2008.

Di tahun yang sama Pichai diangkat sebagai wakil presiden pengembangan produk, dan mulai lebih banyak aktif di depan publik.

Lalu pada 2012 ia menjadi wakil presiden senior, dan 2 tahun kemudian jadi kepala produk di Google serta sistem operasi Android.

Pengembangan sistem operasi Android awalnya dipimpin oleh Andy Rubin, tapi dipercayakan ke Pichai setelah Rubin berencana pindah jadi CEO Microsoft.

Rubin pada akhirnya tidak jadi hengkang di Microsoft, tapi dipindahkan ke divisi lain di Google.

3. Menuju puncak di Google

Tahun 2011 Pichai dikabarkan sangat mengejar pekerjaan di Twitter, dan pada 2014 disebut-sebut sebagai calon CEO Microsoft.

Namun Google langsung bergerak cepat memagari asetnya. Pichai diberikan paket keuangan besar agar tidak angkat kaki dari Google.

10 Agustus 2015 Pichai diangkat sebagai CEO Google berikutnya, yang diumumkan oleh Larry Page sang pendiri Google. Pichai sendiri sebelumnya ditunjuk sebagai Kepala Produk.

Kemudian pada 2015 ia membantu penyelesaian pembentukan Alphabet Inc., perusahaan induk untuk keluarga perusahaan Google. Lalu pada 2019 didapuk sebagai CEO Alphabet menggantikan Sergey Brin yang mundur dari kursi Presiden Alphabet.

Dengan demikian ayah dua anak ini merangkap jabatan sebagai CEO Google dan Alphabet sekaligus, karena Alphabet meniadakan posisi presiden.

Sumber: Kompas | Foto: Google

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemeriksaan SIKM Bikin Tol Cikampek Menuju Jakarta Macet Sejauh 3 KM https://t.co/WEMdXOpHNw
Hasil Rapid Test, Sebanyak 40 Tenaga Medis RSUD Cideres Negatif https://t.co/m69NPPNTan
Fakta di Balik Trendingnya Karakter Fizi pada Serial Animasi Upin dan Ipin https://t.co/Y8rQLD9X6D
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter