FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

     

     

     

Wisata Sari Ater Subang Kantongi Sertifikat Halal 

TINJAU SUBANG- Masyarakat yang hendak mengunjungi obyek wisata alam dan pemandian air panas Sari Ater di Kecamatan Ciater, Subang, kini akan semakin nyaman menikmati beragam fasilitas maupun kuliner yang tersedia.

Dengan mengusung konsep 'wisata syari'ah', manajemen PT Sari Ater Hotel & Resort memastikan, wisata air panas andalan Pemkab Subang ini bebas dari minuman beralkohol, miras dan rokok.

Public Relations Manager PT Sari Ater Hotel & Resort, Yuki Azuania, menyebut, selain untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung, peniadaan ragam minuman beralkohol, dilakukan untuk edukasi publik.

"Selama ini, minuman beralkohol kesannya kurang baik, apalagi bagi fasilitas wisata atau hiburan. Dampaknya juga merusak generasi muda. Dengan meniadakan itu, kami ingin memberi teladan, sekaligus pendidikan ke masyarakat, jika tempat rekreasi atau hiburan bercitra positif dan punya peran edukatif," papar Yuki.

Bahkan saat ini, kata dia, manajemen sudah mengantongi sertifikat halal dari MUI untuk beragam kuliner, aneka minuman, maupun fasilitas lain yang tersedia.

"Dengan konsep wisata syari'ah ini, sebanyak 2.000 lebih item kuliner di sini sudah bersertifikat halal. Sehingga, pengunjung tak perlu khawatir atau meragukan higienitas dan kehalalannya," paparnya.

Untuk melengkapi konsep yang sudah berjalan bertahun-tahun ini, pihak manajemen juga berupaya menciptakan suasana agamis dan santun, tanpa mengurangi aspek rekreatif serta entertainmennya.

Diantaranya, para karyawan wanita diharuskan berbusana tertutup dan memakai hijab; memerbanyak fasilitas ibadah; dan merutinkan kegiatan pengajian serta pendidikan keagamaan untuk anak-anak setempat. "Kami punya sekitar 20 mushala dan satu mesjid untuk menunjang kegiatan kerohanian," ujarnya.

Dia mengaku, usungan konsep ini mendapat sambutan antusias para wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri. Sehingga, minat wisatawan kian bertambah.

Pihaknya optimis, pilihan mengusung konsep 'wisata syari'ah', bisa semakin meningkatkan animo wisatawan untuk mengunjungi Sari Ater dan menikmati ragam fasilitas yang ada.

"Terutama wisatawan dari Timur Tengah, seperti Turki, Arab Saudi, Iran, Pakistan, juga Malaysia dan Singapura, responnya bagus. Mereka bahkan minta fasilitas peribadatan ini ditambah lagi," terang Yuki.

Terpisah, tokoh agama yang juga Pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP) Subang, Ust Ridwan Hartiwan, menyambut positif keberadaan wisata syari'ah yang diterapkan Sari Ater.

"Selama ini, konotasi tempat-tempat wisata cukup lekat dengan image kurang baik, apalagi jika yang berkunjung misalnya dari pasangan muda mudi, cukup rentan. Namun, dengan menerapkan nilai-nilai syar'i, image itu bisa berkurang, dan pengunjung pun nyaman," pungkasnya.


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Seekor Paus Tutul Seberat 2 Ton Terdampar di Pantai Cipatujah Tasikmalaya https://t.co/GZBPa7bdOF
Kasus Covid-19 Meningkat, Wisata Panyaweuyan Majalengka Ditutup Sementara https://t.co/SNlERPUKK7
Subhanallah!, Inilah Penjelasan Al-Qur'an Mengenai Suara Semut https://t.co/ygCh8MovxU
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter