FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Gems Bon, Jadi Wisata Alternatif di Subang Kota

TINJAU SUBANG- Wisata alternatif bakal hadir di Subang Kota. Sebuah tempat benda unik hadir di Subang Kota, tepatnya di Jl. Palabuan, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, atau di depan Gedung KPU.

Sebuah bangunan permanen bercat orange berdiri di sisi jalan Palabuan. Ada sejumlah benda-benda unik yang dipajang di sana. Dari mulai batu akik, pohon bonsai hingga ukiran kayu yang disulap menjadi kursi atau meja. Tidak itu saja, di tempat yang sama disediakan aneka jenis kopi dan makanan ringan olahan warga Subang. Oleh pemiliknya, tempat ini disebut Warung Kopi Gems Bon. Nama Gems Bon merupakan penggabungan dari kata Batu dan Bonsai. "Ini bisa jadi alternatif wisata di Subang Kota. Karena di sini, mereka bisa menikmati keunikan pohon bonsai dan batu akik sambil menikmati kopi," kata owner Gems Bon, Dewi Ryslina kepada TINTAHIJAU.com, Senin (4/5/2015)

Aneka batu akik tersedia di sini, dari mulai jenis Kalimaya, Safir, Bacan, Pirus Kecubung, Yaman Wulung, Bulu Macan, Cempaka Madu, American Star, Biduri Bulan, Jamrud, Jalak Sutra dan jenis batu akik lainnya. Batu Akik itu tertata rapi dalam sebuah etalase. Warna-warni batu akik tersebut, membuat siapapun yang melihatnya akan tertarik untuk memilikinya.

Di bagian teras, terdapat sejumlah pohon bonsai berusia puluhan tahun. Menurut Dewi, ada sekitar 30 item pohon bonsai miliknya itu. Beberapa jenis pohon bonsai itu adalah karet, lugistrum, hokianti, silkova, cemara duri, cemara sargenti, seribu bintang, cendrawasih, kalimantan dan lainnya. Sejumlah pohon bonsai ini sudah beberapa kali dikut sertakan dalam eksibisi pohon bonsai tingkat Nasional.

Keunikan bentuk pohon bonsai ini, membuat kita kagum. Menurut Dewi, tanaman miliknya itu dirawat sejak beberapa tahun lalu. Dari pengalaman merawat pohon bonsai, Dewi menuturkan, untuk mendapatkan hasil yang indah, butuh ketelatenan, kesabaran dan keuletan.

"Tak mudah memelihara pohon bonsai ini, butuh kesabaran, waktu, dan ketelaten. Cara memperlakukan pohon bonsai, ada ilmunya sendiri, sehingga hasilnya bagus dan enak dilihat. Ini kenapa pohon bonsai yang sudah jadi harganya bisa puluhan bahkan ratusan juta," terangnya.

Selain dua produk itu, di Gems Bon ini ada karya ukir kayu, yang dibuat dalam aneka jenis. Dengan bentuk dan perpaduan warna yang apik, membuat karya ukir kayu itu menjadi menawan dan sedap dipandang mata.

Belum puas hanya memanjakan mata, di Gems Bon ini tersedia aneka kopi khas Indonesia dan aneka makanan ringan produk home industri Subang. "Tidak berlebihan jika saya sebut ini wisata alternatif. Karena titik klimaks dari wisata itu hadirnya kepuasan bathin. Nah di sini, kita bisa mendapatkan itu, sekaligus bisa mendapatkan pengetahuan tentang koleksi yang ada di kita," pungkas Dewi. [annas nashrullah l @jejakannas]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

 

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pemkab Purwakarta Terapkan PSBM untuk Enam Desa dan Kelurahan https://t.co/SP68TuECU2
Bertambah 12 Orang, Jumlah Kasus Covid-19 di Subang Tembus 335 Orang https://t.co/LOn5KeKmgi
Covid-19 Masih Mengancam, Wisatawan ke Subang Akan Dirapid Test https://t.co/LpnDlKi94U
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter