FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Peralatan Keselamatan Pantai Pangandaran Minim


Dengan kekurangan tersebut, dirinya akan terus berusaha mengupayakan agar setiap lokasi dipasang spanduk, atau bendera zonasi bahaya berenang. Dikatakan Dodo, larangan tanda bahaya biasanya dipasang di tepi pantai, atau di pantai. Seperti di Pantai Pangandaran, di titik yang dianggap bahaya dipasang. “Mulai dari pos 5, 4, dan 3 ada yang dipasang bendera larangan bahaya berenang. Pos 5 merupakan titik yang paling bahaya untuk berenang,” ujarnya.

Menurut Dodo di lokasi yang tepat berada di ujung Jalan Tol Boulevard tersebut terdapat arus permanen setiap harinya. Lebih lanjut dirinya mengatakan, sedangkan daerah yang boleh berenang adalah yang tidak ada arus. Atau yang memiliki kedalaman. “Permasalahannya untuk yang dalam itu apakah bisa berenang atau tidak. Dengan demikian kita pasang tanda larangan. Dan, menzonasikan tempat yang boleh berenang,” ucapnya.

Setiap petugas, setiap saat selalu mengingatkan para wisatawan baik mancanegara maupun domestik yang berenang untuk tetap berhati-hati, berada di lokasi aman. Serta menggunakan alat bantu pelampung ataupun body board. Sedangkan bagi mereka yang hendak bermain papan selancar itu dapat bermain di antara pos 5, 4 dan 3. “Terkadang ada saja orang yang berenang di lokasi surfing yang notabene arusnya kuat. Jadi, perlu kesadaran dari mereka juga,” ucapnya.

Untuk pemasangan spanduk larangan juga bendera zonasi larangan berenang di lokasi bahaya akan dipasang di sejumlah tempat nantinya. Mulai dari Pantai Karapyak, Batuhiu, juga Batukaras.

Saat ini, Balawista memiliki 30 anggota. Untuk di Batukaras, sekarang ditugaskan empat orang. Karena daerah tersebut sudah menjadi tujuan wisata, dan banyak pengunjungnya. Namun demikian, ada lokasi yang kini kosong anggota, yaitu Green Canyon. Dirinya menjelaskan dalam waktu dekat ini di sana akan ditugaskan kembali anggota. “Harus ada anggota Balawista yang bertugas di sana. Karena lokasinya juga cukup perlu pengawasan,” ujarnya.

Lebih lanjut Dodo mengatakan, saat in isejumlah objek wisata di Kabupaten Pangandaran mulai dari Pantai Pangandaran dan Batukaras memang lagi sepi wisatawan. Kalaupun ada mereka ada mancanegara. “Kita terus mengasah diri untuk setiap kondisi dan juga bersiaga. Menjelang libur lebaran nanti juga Agustus, diprediksi akan banyak turis yang datang,” katanya [Andriansyah]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


Banner Kanan 1
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Frekuensi Bercinta yang Disarankan Dokter Agar Cepat Hamil https://t.co/4UYEh5jVQ4
Setahun, KUD Bangkit Jaya Bukukan Rp3 Miliar https://t.co/NpVZQ4mPX8
Sudah Setahun, Jembatan Penghubung Subang-Purwakarta Rusak https://t.co/BQDCNsuGar
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page