Follow us:

Liburan di Atas Awan dari Wisata Paralayang Gunung Panten Majalengka

Berkunjung ke Majalengka, tidak hanya bisa menikmati makanan khasnya, atau keindahan alamnya, tapi Anda bisa menikmati keindahan Majalengka dari atas awan.

Paralayang Gunung Panten yang terletak di Desa Sidamukti, Kecamatan Munjul, Majalengka itu dalam beberapa tahun ini menjadi primadona wisatawan. Terlebih pada saat liburan, Wisata ini diserbu pelancong, baik dari Majalengka maupun dari luar Majalengka. Ketua Kompepar Paralayang Gunung Panten Dede Sopyan mencatat, selama musim liburan ini, julah kunjungan yang datang ke Gunung Panten itu mengalami peningkatan hingga 100%

Libur sekolah, Natal dan Tahun Baru, lonjakan pengunjung bisa mencapai 1500 pengunjung perhari. Karena kendaraan wisatawan tidak bisa tembus ke lokasi, disiapkan lima armada untuk antar jemput, dari lokasi parkir ke lokasi puncak Gunung Panten. Untuk sekali menggunakan armada itu, wisatawan cukup merogoh Rp5 ribu

"Dikarenakan banyak wisatawan yang membawa kendaraan pribadi sehingga kami sediakan area parkir yang luas di lapangan sepak bola, untuk iti kita sediakan 5 armada untuk sampai di lokasi paralayang," paparnya.

Paralayang Gunung Punten, Majalengka. Tempat wisata Paralayang Majalengka ini berada di Puncak Gunung Punten dengan koordinat -6.8463014,108.2014268. Di samping bermain paralayang, terdapat pula pemandangan yang indah dari puncak gunung Punten. Jarak tempat berfoto di Majalengka yang indah ini sekitar 7 kilometer dari pusat kota Majalengka, tepatnya Desa Sidamukti, Munjul, Majalengka.

Selain disuguhkan keindahan panorama alam, di Gunung Panten, pengunjung juga bisa melihat ratusan kera dan kelelawar besar  yang ada di sebuah makan keramat tak jauh dari lokasi arena Paralayang. Kera di sana belakangan tidak ada yang berani menganggu baik membunuhnya ataupun menangkapnya untuk dipelihara atau untuk dididik menjadi topeng monyet.

Gunung Panten mulai dikenal wisatawan dunia terutama mereka yang menyukai olah raga paralayang. Di lokasi tersebut bahkan sudah dua kali diselenggarakan kejuaraan nasional. 

Tentunya olahraga yang satu ini tidak gratis, satu kali terbang dengan didampingi instruktur harus rela merogoh kojek yang sedikit lumayan berkisar Rp350 untuk satu kali terbang. Memang olahraga eksterm ini lumayan mahal, tapi tidak sedikit wisatawan yangd datang dari luar kota Majalengka yang datang dan menikmatinya.

Di musim liburan ini, untuk melengkapi fasilitas, Kompepar menyediakan sarana prasarana untuk kenyamanan pengunjung seperti  delapan sarana MCK, Mushola, dan lahan parkir kafasitas 300 motor. "Alhamdulillah, Pengunjung saat ini datang dari berbagai kota seperti dari Surabaya, Bandung, Bekasi, Brebes, selain dari wilayah 3 Cirebon, untuk kita siapkan petugas parkir 20 orang dan petugas ticketing 8 orang," ungkapnya.

Salah satu pengunjung Paralayang Gunung Panten yang datang bersama angkatan reuni MAN 1 Majalengka Agus Asri Sabana mengatakan, sengaja datang ke Paralayang Dengan alumni MAN 1 Majalengka angkatan 95 karena banyak dari mereka yang belum mengetahui seperti apa keindahan Paralayang Gunung Panten.

"Kami sengaja datang ke Paralayang Setelah reuni di rumah. Lalu kami rombongan menikmati peaona alam gunung panten yang indah ini." Ungkapnya. (Echa)


Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Promosi dan iklan: 085352324271


Twitter Update

Komentar Gubernur Jabar @RidwanKamil atas terbentuknya Tim Optimalisasi dan Sinkronisasi Bupati Subang Terpilih Ruh… https://t.co/FzTfBlltj7
Pesona MC di Balik Konsolidasi PAN Dapil Jabar IX Bersama Sandiaga Uno https://t.co/qFr5HHQBpw
Erick Thohir Memapah Habib Syarief Al-Idrus, Maman: Ini Cerminan Sikap Rendah Hati Tim Jokowi https://t.co/cEqL9pafI2
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page