FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pallet Coffee, Kedai Kopi Pilihan Favorit di Subang Kota

TINJAU SUBANG- Senin (29/2/2016), Pallet Coffee resmi buka. Kedai Kopi yang berada di Jl. Pejuang 45 Subang itu, membidik pasar pecinta kopi di Kota Sisingaan tersebut.

Kehadiran Pallet Coffee itu, kata pemiliknya, Risa sebagai solusi bagi pecinta kopi di Subang Kota. Maklum saja, sejauh ini, belum ada kedai kopi yang memanjakan lidah penikmatnya.

"Aku sudah keliling di Subang Kota untuk cari kedai khusus kopi, tapi sepertinya belum ada. Ini jadi inspirasi untuk Pallet Coffee, sehingga kita hadir jadi solusi bagi coffee lover di sini," jelas Risa kepada TINTAHIJAU.com.

Pallet Coffee tidak semata menyuguhkan sekedar kopi. Di sini, sedikitnya adal lima kopi nusantara tersedia. Dari mulai Kopi Aceh Gayo, Sidikalang, Bali Kintamani, Kalosi, dan Kopi Papua.

Kedai Kopi ini tidak egois soal menu minuman. Pallet Coffee menyiapkan minuman alternatif bagi mereka yang menginginkan minuman non-kopi. Minuman jenis Millo, Capuccino, hot tea, hot chocolate, teh poci gula batu bakal menghangatkan tubuh dan suasana.

"Di sini juga ada Milshake, teh tarik, soda gembira, citrus squash dan lainnya. Meskipun menu andalan kita adalah kopi, kita tetap mengakomodir konsumen yang tidak suka ngopi tapi mau nongkrong di sini," jelas Risa.

Untuk melengkapi saat nongkrong di Pallet Coffee, disediakan beberapa menu makanan ringan seperti roti bakar, extra toping, kue cubit, martabak mini dengan aneka rasa. Tidak itu saja, mie rebus dan kentang goreng patut dicoba untuk menghangatkan saat turun hujan.

Untuk memberi kenyamanan bagi konsumen yang datang, Pallet Coffee dilengkapi dengan free WiFi dan cable charge. Mereka yang datangpun bisa memilih tempat untuk menikmati segelas kopi.

Konsumen bisa memilih indoor dan outdoor. Untuk indoor, dilengkapi dengan air condition (AC) dan bebas asap rokok. Dalam ruangan ber-AC ini tersedia empat meja yang masing-masing ada empat buah kursi.

Sementara untuk outdoor berada di depan kedai. Di lokasi ini, konsumen bebas untuk merokok. Yang menarik meja dan kursi di sana, semuanya terbuat dari kayu Pallet.

"Ada kalanya konsumen menginginkan tempat yang bebas asap. Sehingga perlu dipisah tempatnya. Kita hargai mereka yang merokok dan tidak merokok," pungkasnya.

Pada hari pertama dibuka, Pallet Coffee sudah diserbu konsumen. Mayoritas mereka yang datang dari kalangan anak muda, pria dan wanita. Kesan pertama mereka, mayoritas karena tempatnya yang nyaman dan banyak pilihan kopi.

"Kalau dari depan, kelihatannya biasa aja. Tapi pas masuk, beda banget, nyaman dan bikin betah. Apalagi menunya sudah cukup lengkap lah ya, banyak pilihan kopi dan cemilan. Yang gak kalah keren, untuk indoor bebas asap dan ber-AC," kata seorang pengunjung, Sisca Novianti.

Sementara Iksan Saputra menyebutkan, konsep Pallet Coffee ini beda dengan yang lainnya. Arsitek inilah, kata pria pemilik hobbi potograpi itu, yang menjadi daya tarik Pallet Coffee. "Kalau soal menu, sudah tuntas lah, oke banget. Tapi jujur, aku tertarik dengan konsepnya, sederhana tapi keren. Sepertinya bagus untuk hunting tema kopi," katanya.

Lokasi Pallet Coffe ini berada di Jl. Pejuang 45 Subang atau sekitar 200 meter dari lampu merah patung jomblo. Sementara dari lampu merah Pasar Inpres sekitar 300 meter. Kedai Kopi yang memposisikan diri sebagai kedai bagi The Real Coffe Lover itu buka dari pukul 14.00-23.00 WIB. [Annas Nashrullah | @JejakAnnas]

Fotograper: Sanputra

Follow twitter @tintahijaucom | FB: Berita Tintahijaucom


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Terlibat Jaringan Bom Bekasi, Seorang Warga Subang Ditangkap Densus 88 https://t.co/5XJR9k7Sya
Keripik Singkong dari Ligung Majalengka Digemari Pasar Bali https://t.co/CNhkV9SqMZ
Hadiri Pekan CSR PT. Dahana, Wakil Bupati Subang Ajak Perusahaan Berkontirbusi https://t.co/5fRGJGw4tf
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page