FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kedai Wara Wiri, Kuliner Besutan Mahasiswa Subang



"Kita punya orang tua, tapi janganlah terlalu membebani mereka. Mumpung kita masih muda, ya kita coba saja. Kalau bukan sekarang lagi, mau kapan. Dari pada kita nongkrong-nongkrong kan, mending nyari duit dan mandiri," kata Divisi Keuangan Keai Wara Wiri, Nita Nurrahman Putri memulai perbincangan.

Nama Wara Wiri ini merupakan penggambaran usaha empat mahasiswa dari 2013 lalu. "Kalo berdiri di sini memang baru, tapi sebelumnya kita sudah merintis usaha macam ini," kata owner Kedai WaraWiri, Ryan Sholehudin kepada TINTAHIJAU.com beberapa waktu lalu. Sebelumnya mereka menggunakan motor untuk menjajakan dagangannya. Mereka memanfaatkan sisi jalan depan kantor Pemkab. "Sialnya, begitu udah stay di satu tempat, turun hujan. Karena pakai motor, mau ga mau yang gagal. Tapi kami tidak kapok, kami jutsru berinovasi," imbuh Ryan

Selepas dari motor, Ryan Cs akhirnya menggunakan kendaraan roda empat. Seiring perjalanan waktu, kerja keras empat sekawan ini menemukan titik keberhasilan, dengan memutuskan untuk menetap di sisi barat Wisma Karya. "Sekarang alhamdulillah puluhan orang yang datang ke sini, ada dari anak-anak, sampai orang tua dengan keluarganya," jelasnya.

Di Kedai Wara Wiri ini afa berbagai menu makanan, dari makanan ringan sampai yang berat, seperti nasi balado sampai mie rebus, spagheti, sosis, risoles, potato, otak-otak dan lain-lain. Sementara soal minuman, ada minuman dingin dan panas. Yang jadi favorit adalah kopi bambu.

Soal harga, dijamin tidak akan membobol kantong. Maklum saja, background mereka mahasiswa, harga disesuaikan dengan harga "mahasiswa". Harga paling mahal hanya sekitaran Rp15 ribu.

Konsumen yang datang diberi kebebasan memilih tempat untuk menyantap menu. Ada empat pilihan tempat, yakni dengan kursi dan meja, lesehan di bagian dalam, kursi sofa ada juga lesehan di sisi jalan sembari menikmati lalu lalang kendaraan.

Harga yang nyaman dan mudah dijangkau serta menu yang pariatif dan masih terjagkau, kedai Wara Wiri ini menjadi tempat alternatif untuk warga Subang Kota. Bahkan mereka yang jauh-jauh datang dari Jakarta, menyempatkan diri untuk singgah. "Tempatnya lumayan top, nyaman dan bikin damai. Apalagi menunya, murah tapi kwalitasnya ga murahan. Saya kira, untuk anak-anak Subang ini bisa jadi kedai favorit, apalagi di tengah kota," kata Abdur Rozak warga Bintaro 9 saat menikmati kopi bambu ala kedai wara wiri.

Khusus Ramadan, Kedai Wara Wiri buka dari pukul 15.00 WIB sampai 02.00 WIB. Di bulan Ramadan ini Kedai Wara Wiri ini menyajikan paket spesial Ramadan. Ada tiga paket pilihan, yakni Paket 1. Nasi Balado Telur, Lemon Tea, Takjil dan Amidis Cup, Paket 2. Nasi Goreng Telur, Lemon Tea, Takjil dan Amidis Cup dan Paket 3. Mie Goreng Telur, Lemon Tea, Takjil dan Amidis Cup. Paket Spesial Ramadan ini hanya Rp20.000. Follow twitter: @WARAWIRIKEDAI [Annas nahsrullah | @annas_nsh]

 

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Polres Bogor Bekuk Komplotan Begal Sadis Bersenjata Api dan Samurai https://t.co/FR1Efa9hvg
LSM AKSI Dorong Kejari Usut Semua Kasus Korupsi di Subang https://t.co/roU3bBjulJ
Lawan Persija, Persib Usulkan Main di Singapura atau Malaysia https://t.co/LIXbiRuCML
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page