FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Nasi Liwet Online Kastrol Bandung dan Cemilan Sultan Hadir di Bumi Pasundan



Nasi liwet online kini hadir di Kota Bandung. Sejumlah pemuda yang berasal dari desa menjalankan bisnis salah satu makanan khas Jawa Barat tersebut.

Masyarakat yang akan memesan nasi liwet Sunda ini tidak perlu repot-repot datang ke lokasi. Sebab, nasi liwet akan diantarkan langsung ke tempat sesuai pesanan.

"Nasi liwet ini kami sajikan bersama dengan kastrolnya agar suasana makanan khas Sunda begitu terasa. Liwet juga merupakan solusi bagi mereka yang merindukan makanan khas Sunda," kata salah satu pengelola bisnis, Azi Abdul Azis.

Menurutnya, makanan liwet juga menjadi solusi di tengah pandemi Covid-19 dikarenakan makanan dan lauknya mengandung vitamin, protein besar dan alami, sehingga dapat meningkatkan imunitas tubuh.

BERITA LAINNYA:
HUT Ke-73, Pemkab Subang Bakal Gelar Ekspose 73 Kuliner
Disparbud Majalengka: Kuliner Boleh Buka Tapi Ada Pembatasan
Catat ya Bunda, Inil Tips Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi




Adapun makanan nasi liwet ini terdiri dari kualitas premium, tahu, tempe, lalaban, jengkol, ikan asin, sayur kangkung, air teh dan putih. Adapula menu tambahan seperti telor, ikan dan daging. "Nasi yang kami sajikan sama seperti liwet yang suka dibuat di kampung-kampung. Cocok untuk dimakan ketika bersama tamu, teman dan keluarga," ujarnya.

Ia menyatakan liwet yang sudah ada di Bandung kebanyakan tersedia di restoran-restoran tertentu. Sehingga peluang bisnis ini yang diambil, disamping kualitas rasa yang khas dan berkualitas. "Bisnis liwet ini juga terinspirasi dari Kang Imron Hidayat yang sudah lebih awal menggagas di Purwakarta," katanya.

Azi menyatakan pemesanan dilakukan dengan mengirim pesan singkat atau telpon langsung ke nomor 081224230833/081324573498. Atau bisa melaui Instagram Liwet Kastrol Bandung. Lokasi liwet ini di Cibiru, Bandung.

Liwet Kastrol ini dipesan dengan berbagai paket. Paket untuk 5-6 orang Rp. 110 ribu. Paket 10-12 orang, Rp. 200 ribu. Paket 20-23 orang, Rp 385 ribu dan paket 30-34 orang, Rp. 550 ribu.  "Pemesan tinggal makan liwet, enggak pernah sediakan alat makan, karena telah sediakan. Kami juga ongkir gratis di seluruh Kota Bandung," tuturnya.

Azi mengungkapkan, liwet ini sudah dirasakan kelezatannya berbagai kalangan seperti para Wakil Dekan Tarbiyah dan Keguruan UIN Bandung, Dr H Dindin beserta para dosen UIN lainnya, para pegawai bank, jurnalis, pengusaha, advokat, selebgram, serta masyarakat lainnya. Sebagian testimoni di uplod dalam instagram.

Ia dibantu juga oleh tenaga profesional sejumlah tiga-lima orang yang berlatar belakang advokat, akademisi dan eks jurnalis. Sudah setahun lebih usaha ini dijalankan.

"Ini sebagai solusi kebangkitan ekonomi Indonesia di tengah pandemi. Rasakan nikmatnya dan manfaatnya," kata mantan pegawai salah satu Bank ternama di Indonesia ini.

Selain liwet, nasi liwet juga menyediakan penjualan kerupuk mie ciplok dengan nama 'Cemilan Sultan'.  Produk ini dijual matang Rp 4 ribu dengan isi 12 buah dan Rp 6 ribu dengan isi Rp 20 buah. Sedangkan mentah Rp 17.500 per kg.  Mereka juga menjual kopi arabika dan robusta dalam kemasan dari para petani daerah Palintang, Bandung.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

5 Tips Mengurangi Rasa Takut Menjelang Melahirkan https://t.co/KNQoTWVHce
Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Subang Pada 5 Desember 2021 https://t.co/dhUYxwKXCm
Inilah Jadwal Samsat Keliling di Subang Pada 5 Desember 2021 https://t.co/ci4v5ZANBA
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter