FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Menikmati Sate dengan Ketan Bakar di Subang Kota

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Menyantap seporsi sate dengan nasi atau lontong mungkin sudah biasa, namun makan sate dengan ketan bakar menjadi sensasi sendiri bagi sebagian warga.

Sate khas Jawa Barat ini terkenal dengan sebutan sate maranggi. Di Subang, untuk menikmati Sate Ketan bisa dicari di daerah Selatan atau daerah pegunungan. Namun, saat ini Sate Ketan bisa didapati di tempat-tempat keramaian atau pasar kaget.

Seperti yang dilakukan Dedi warga Sagalaherang, Subang. Dia menjual Sate Ketan dari satu tempat ke tempat lain hingga Subang Kota. Sistem berjualan seperti ini, Dedi dan sejumlah reka lainnya, harus memanggul peralatan dan tentu saja bahan baku Sate Ketan.

Saat ditemui di salah satu acara di Halaman Pemkab Subang Dedi mengaku, dia memilih menjemput bola ketimbang stand by di satu tempat. "Biasanya di pasar-pasar kaget atau acara seperti ini. Kita mendatangi ke pembeli," kata Dedi.

Dalam sekali berjualan, Dedi membawa sekitar 20 Kg sampai Rp30 Kg. Saat nasib berpihak, dagangannya habis tak bersisa. Namun tidak jarang juga, daganannya menyisa. Untuk satu tusuk Sate Maranggi buatan Dedi ini Rp3 ribu. Untuk 10 tusuk sate dan dua ketan bakar, pembeli cukup merogoh Rp35 ribu.

Pada saat 'mangkal' di Halaman Pendopo, Dedi seperti ketimban duren. Sate Ketan buatannya itu dibeli dalam jumlah banyak oleh Bupati Subang, Wakil Bupati dan pejabat Forkopinda. "Ini kalau saya namakan, Setan. Sate dengan Ketan Bakar. Ini makanan khas di Jabar termasuk di Subang, untuk kalangan menengah ke bawah sampai kalangan ke atas. Rasanya top," jelas Bupati Ruhimat

Ruhimat, yang juga Juragan Sate Ciawitali ini mendorong para pedagang kecil seperti Dedi ini melakukan cara-cara yang berbeda seperti yang dilakukan Dedi ini. "Harus bisa seperti dia, mendatangi pembeli," tandasnya

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
yOUtUBE: TINTAHIJAU cHANNEL


Twitter Update

Bawaslu Jabar Beri Santunan untuk Keluarga Pengawas TPS yang Meninggal https://t.co/qlTiXGffjj
Suara Prabowo di TPS Depok 148 Ditulis di Web Cuma 3 Suara https://t.co/DLNlMoyLvE
Jelang Ramadan Harga Cabai Merah di Pabuaran Subang Semakin 'Pedas' https://t.co/myZRZFxRi3
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page