Rangginang Mitoha Majalengka, Digemari di Indonesia hingga Mancanegara

Rangginang Mitoha buatan Warga Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, Majalengka ini tidak hanya digemari lidah dalam negeri, tapi sudah berlabuh ke mancanegara.

Panganan yang terbuat dari Beras Ketan, salah satu panganan yang turun temurun dari dulu. Namun eksistensi panganan desa itu itu masih tetap terjaga hingga saat ini.

Bukan saja rasanya yang gurih dan renyah, dalam setiap kunyahan Rangginang ini ada rindu bagi perantau ke kampung halaman. Pengrajin Rengginang dengan Label Mitoha, Edi Juanedi telah membuktikannya.

Kue ringan buatannya itu kini sudah sampai di empat negara, seperti Swiss, Inggris, Jepang dan Belanda. Sejumlah negara lain, kata Edi segera menyusul.

"Memang belum sampai membuka pasar di Luar Negeri, mereka yang pesan itu orang Indonesia yang bermukim di sana, katanya ada rindu dengan kampung halaman," kata Edi kepada TINTAHIJAU.com

Untuk di dalam negeri, kata Edi, Rangginang Mitoha itu tidak hanya dikonsumsi warga Jabar dan Tangerang dan Jakarta, tapi sudah terbang ke sejumlah daerah lain di Indonesia. Dia menyebutkan ada Pekanbaru, papua, Padang , Lam[pung, Pontianak, Jateng dan Jatim.

"Alhamdulillah Rangginang Mitoha ini sudah kemana-mana ya, rezeki menantu sholih kali ya. Untuk satu minggu dari 800 sampai 1.000 pcs," kata Edi berseloroh.

Edi menceritakan, Usaha Rangginang ini dimulai selepas Idul Fitri lalu atau Juli 2017. Mitoha atau Mertua adalah inspirasi Edi. Orang tua dari istrinya itu sudah sejak lama berbisnis rumahan Rengginang. Meskipun sistem penjualannya masih dengan cara konvensional, namun hasilnya cukup lumayan.

"Saya terpikir, andai pemasarannya dengan memanfaatkan online, mungkin akan lebih banyak penjualnnya. Dari sejak lebaran itu, bismillah kita mulai dagang Rengginang dengan label Mitoha," terang Edi.

Untuk penjualan di luar Jabotabek atau Jabar, biasanya Edi menjual Rangginang mentah. Ini untuk mengurangi resiko Rengginang remuk. Sementara untuk didaerah Jabar dan Jabotabek, melayani penjualan yang sudah jadi.

"Kata mereka yang sudah beli rasanya beda, ada khas, dan asli beras ketan. Karena banyak yang sudah dioplos atau campur beras biasa. Gurih dan renyah seperti anak mitoha" pungkasnya.

Untuk 1 Pack ada dua varian harga, Rp30 ribu isi 20 Rangginang dan Rp15 ribu isi 10 rengginang. Sementara untuk harga mentah Rp55 ribu untuk pulau jawa dan Rp60 ribu luar Jawa untuk 1 Kg Rangginang

Untuk pemesanan Rangginang Mitoha bisa datang ke Dusun Senin RT/RW 001/001 Desa Jatiraga, Kecamatan Jatitujuh, Majalengka atau hubungi 085724333833


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 3
Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Peringati Hari Puisi, Budayawan Majalengka Gelar Macasukma https://t.co/CIyFGeOnY2
DPD PKS Subang: Kami Wakafkan Agus Masykur untuk Benahi Subang https://t.co/HyqZ6fcPTv
Ada yang Beda, Ini Penampakan Taman di Sisi Jalan Alun-alun Subang https://t.co/rRWfnWNV91
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page